Son Heung Min Malu Korea Selatan Dikalahkan Malaysia

Son meminta agar pemain muda tidak disalahkan menyusul kekalahan mengejutkan dari Malaysia.

Bintang Korea Selatan Son Heung Min merasa malu terhadap kekalahan 2-1 yang mereka dapatkan dari Malaysia pada matchday kedua Grup E Asian Games 2018 di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (17/8) malam WIB.

Kekalahan itu membuat Korsel harus menjalani pertandingan hidup-mati melawan Kyrgyzstan pada laga pamungkas grup di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (20/8) malam WIB. Kemenangan akan memastikan Korsel melaju ke-16 Besar.

Namun bila pertandingan berlangsung imbang, Korsel masih menunggu hasil antara Malaysia dan Bahrain di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, di jam yang sama. Bagi Malaysia, laga ini hanya menjadi penentuan juara grup, karena mereka sudah lebih dulu memastikan lolos ke 16 Besar.

“Sejujurnya, saya merasa malu dengan kekalahan mengejutkan ini. Saya kira kami terlalu menganggap tim ini [Korsel] sudah sangat kuat. Saya merasa sangat frustrasi, dan akan berbicara dengan para pemain lainnya. Saya bertanggung jawab terhadap hasil ini,” tutur Son diwartakan laman Joong Ang Daily.

Son mengatakan, kekalahan itu juga tidak lepas dari ego pemain yang sebagian besar berusia muda. Ia berharap performa mereka mengalami peningkatan di laga berikutnya.

“Pemain sangat kecewa ketika Malaysia bisa mencetak gol. Ini pemain muda, tapi kami tidak bisa mengontrol diri. Siapa pun pemain yang diturunkan, tidak boleh ada anggapan 'saya pemain penting'. Kami harus kompak,” ucap Son.

“Saya berusaha memberikan ruang kepada pemain lain, tapi ternyata tidak berjalan bagus. Saya kira saya juga terlalu terburu-buru. Kami beruntung ini terjadi di fase penyisihan grup.”

Penggawa Tottenham Hotspur ini juga meminta agar pemain muda tidak disalahkan atas hasil mengejutkan tersebut. Son mengibaratkan kemenangan atas Jerman di Piala Dunia 2018 kini dirasakan Korsel.

“Saya akan berbicara dengan pelatih, dan berharap bisa memperlihatkan performa lebih bagus di laga berikutnya. Tidak perlu menyalahkan pemain muda. Kadang kala nasib seperti Jerman memang dibutuhkan, karena saya pernah merasakan bagaimana menjadi tim pembunuh,” imbuh Son.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Cara Menentukan Peringkat Ketiga Terbaik Grup Asian Games
2. Ungguli Ronaldo, Higuain Diprediksi Topskor Serie A
3. Egy Cetak Dua Gol, Lechia Gdansk II Tuai Kemenangan Telak
4. AC Milan Segera Gaet Diego Laxalt
5. Maurizio Sarri Coret Kebijakan Antonio Conte
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Banner Lipuran Asian Games 2018