SPESIAL: Angka-Angka Mengesankan Di Piala Dunia

Jelang bergulirnya Piala Dunia 2014, akan sangat menarik bila kita mengetahui sejumlah fakta menarik di dalamnya.

Oleh Taufik Bagus

Piala Dunia 2014 akan bergulir dua minggu lagi. Patut ditunggu sejumlah aksi dan statistik menarik yang tersaji selama perhelatan akbar sepakbola empat tahunan itu di Brasil.

Namun, menyambut bergulirnya turnamen ini, patut diperhatikan sejumlah fakta mengesankan seputar angka-angka di Piala Dunia edisi sebelumya.

Goal Indonesia merangkum sejumlah angka dan statistik menarik menyambut Piala Dunia 2014.

2,208 - Gol penentu kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dilesakkan Andres Iniesta di masa injury time. Gol tersebut menjadi gol ke-2,208 sejak 1930.

517 - Saat Piala Dunia 1990 di Italia, kiper tuan rumah Walter Zenga bisa tak bisa ditaklukkan selama 517 menit.

300 - Jumlah penonton paling sedikit di putaran final Piala Dunia, yaitu di edisi Piala Dunia 1930 saat Rumania menang 3-1 atas Peru.

20 - Wasit asal Rusia Valentin Ivanov mencabut 20 kartu kala laga Portugal melawan Belanda di Piala Dunia 2006. Rekapitulasinya, 16 kartu kuning dan empat kartu merah.

16 - Tak ada tim yang kemasukan paling banyak dibanding Korea Selatan di putaran final Piala Dunia. Pada Piala Dunia 1954, Korea Selatan kemasukan 16 gol setelah kalah 9-0 dari Hungaria dan 7-0 dari Turki.

14 - Wasit Inggris Howard Webb mengeluarkan 14 kartu kuning pada laga Spanyol melawan Belanda di final Piala Dunia 2010, yang menjadi rekor tersendiri di laga final. Sebagai tambahan, Webb juga mengeluarkan satu kartu merah di laga itu.
14 - Tak ada tim juara yang kemasukan banyak gol seperti Jerman Barat di Piala Dunia 1954. Total 14 gol masuk ke gawang Jerman Barat kala itu, dengan tiga gol dari tim Turki, sepuluh gol saat melawan Hungaria, satu gol dari Austria. Tapi Jerman tetap bisa meraih gelar juara di edisi tersebut.

11 - Luiz Felipe Scolari memilki rekor terbanyak meraih kemenanga di putaran final Piala Dunia 2014, yaitu tujuh kemenangan dengan Brasil di Piala Dunia 2002 dan empat lainnya bersama Portugal di 2006.

9 - Sejak nomor punggung kaus diperkenalkan pada 1954, empat pemain dengan nomor punggung #9 telah menjadi topskor di putaran final Piala Dunia, yaitu Drazen Jerkovic (Yugoslavia) pada 1962, Oleg Salenko (Rusia) di 1994, Davor Suker (Kroasia) di 1998 dan Ronaldo (Brasil) di 2002.

7 - Brasil dan Swedia sudah bertemu tujuh kali di putaran final Piala Dunia, yaitu pada 1938, 1950, 1958, 1978, 1990 dan dua kali di edisi 1994. Hasilnya, lima kemenangan milik Brasil dan dua lainnya imbang.

4 - Sejak dimulainya turnamen ini, hanya di empat laga ada kapten dari dua tim yang bertanding mencetak gol di laga yang sama.
4 - Jerman/Jerman Barat ambil bagian dan memenangi empat babak adu penalti di Piala Dunia.

3 - Pada 2006, saat melawan Australia, pemain Kroasia Josip Simunic menerima tiga kartu kuning dari wasit Inggris Graham Poll.

0 - Pemain Argentina Guillermo Stabile, topskor di edisi 1930, tak membuat satu pun penampilan buat negaranya di turnamen inagurasi di Uruguay. Ia baru mendapat kesempatan di laga kedua Argentina melawan Meksiko setelah striker Roberto Cherro mendapat serangan panik.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics