SPESIAL: Clint Dempsey & Sembilan Pencetak Gol Tercepat Di Piala Dunia

Goal Indonesia ​akan menyajikan rentetan pencetak gol tercepat sepanjang sejarah Piala Dunia. Dimulai dari Hakan Sukur, Clint Dempsey, hingga Adalbert Desu. Selamat menyimak!

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter
Kemenangan 2-1 Amerika Serikat atas Ghana, Selasa (17/6) pagi WIB, tentu tak lepas dari sumbangsih kapten mereka, Clint Dempsey. Baru 29 detik saja, penyerang AS ini sudah membuat segenap fan di Natal gegap gempita.

Ya, Dempsey membobol gawang Ghana, menjadi pencetak gol tercepat di Piala Dunia 2014, sekaligus yang kelima sepanjang sejarah PD.

Berangkat dari hal monumental ini, Goal Indonesia akan menyajikan rentetan pencetak gol tercepat sepanjang sejarah Piala Dunia. Dimulai dari Hakan Sukur, Clint Dempsey, hingga Adalbert Desu. Selamat menyimak!

29 Juni 2002 (Daegu, Daegu World Cup Stadium)
Korea Selatan 2-3 Turki
Pencetak gol: Lee Eul-yong (9), Song Chong-gug (90+3); Hakan Sukur (1), Ilhan (13, 32)
Sebelas detik. Itulah yang dibutuhkan Sukur untuk mematahkan rekor 40 tahun Vaclav Masek dalam laga kontra Korea Selatan di Piala Dunia 2002. Sebelas detik. Tuan rumah Korea Utara melakukan kick-off, memberikan bola pada Hong Myung-bo. Di sinilah momen itu terjadi. Bek Korea tersebut kehilangan bola setelah ditekan Ilhan Mansiz, yang langsung memberikan bola pada Hakan Sukur. Penyerang Parma ini pun menunaikan tugasnya dengan baik, membungkam sorak sorai fan Korea. Sebelas detik. Hingga saat ini, rekornya belum terpatahkan.

07 Juni 1962 (Vina del Mar, Estadio Sausalito)
Meksico 3-1 Cekoslowakia
Pencetak gol: Diaz (13), Del'Aguila (29), H. Hernandez (90 pen); Masek (1)
Vaclav Masek menjadi pencetak gol tercepat selama 40 tahun - sebelum Hakan Sukur hadir dengan rekornya. Penyerang Ceko ini hanya butuh 16 detik untuk membobol Meksiko di Cili. Berhadapan dengan gawang, Masek dengan tenang menggelindingkan bola ke jala lawan. Sayang, Meksiko mampu membalas gol cepat itu dengan tiga gol. Tetap saja, gol cepat tersebut sempat menjadi 'dongeng' yang mengiringi setiap Piala Dunia.

07 Juni 1934 (Naples, Stadio Ascarelli)
Jerman 3-2 Austria
Pencetak gol: Lehner (1, 40), Conen (15); Horvath (35), Sesta (65)
Satu lagi pemain yang memegang rekor cukup lama ialah sayap kanan Jerman, Ernst Lehner, dan rekornya bertahan selama 28 tahun. Pemain TSV Schwaben Augsburg ini lepas dari penjagaan saat menghadapi Austria di Napoli, dan mencetak gol di detik 25. Lehner kembali mencetak gol sebelum jeda dan Jerman pun memimpin hingga laga usai.

16 Juni 1928 (Bilbao, Estadio San Mames)
Inggris 3-1 Prancis
Pencetak gol: Robson (1, 67), Mariner (83); Soler (24)

Salah satu gol termahsyur Inggris ini dicetak di tengah panasnya Bilbao pada 1982, dari kaki Bryan Robson. Gelandang Manchester United ini hanya butuh 27 detik untuk membobol gawang Prancis dengan indah. Ia melepas sepakan voli akrobatik melewati Jean-Luc Ettori setelah Terry Butcher mencungkil lemparan ke dalam Steve Coppell. Lini belakang Prancis tampak belum siap saat itu dan Robson sukses membawa Inggris tetap unggul setelah mencetak gol tandukan yang brilian di babak kedua.

16 Juni 2014 (Natal, Estadio das Dunas)
Ghana 1-2 Amerika Serikat
Pencetak gol: Andre Ayew (82'); Clint Dempsey (1'), John Brooks (86')
Untuk saat ini, Clint Dempsey mencetak gol tercepat di Piala Dunia 2014 dan menjadi yang kelima sepanjang sejarah PD. Penyerang AS ini menerima operan Jermain Jones di lini kiri, melakukan aksi individu, melewati bek-bek Ghana, masuk kotak penalti, dan mengoyak gawang dengan sepakan kaki kirinya via tiang jauh. Dempsey melakukan semua itu dalam kurun waktu 29 detik. Ghana sempat menyamakan kedudukan, tapi Brooks mengembalikan keunggulan AS di menit 86.

05 Juni 1938 (Colombes, Yves-du-Manoir)
Prancis 3-1 Belgia
Pencetak gol: Veinante (1), J. Nicolas (12, 69); Isemborghs (20)

Empat puluh empat tahun sebelum rekannya dibobol oleh Robson, Emile Veinante mencetak gol kilat bagi Prancis. Setelah 35 detik laga dimulai, penyerang Racing Club de Paris itu menyambut bola muntah dan menceploskan bola ke gawang Belgia. Les Bleus melaju hingga perempat-final tahun itu, tapi tersingkir setelah menghadapi Italia, yang jadi juara dunia saat itu.

16 Juni 1938, (Paris, Parc des Princes)
Hongaria 5-1 Swedia
Pencetak gol: S. Jacobsen (19 bd), Zsengeller (39, 86), Sas (37), Sarosi (66); Nyberg (1)
Sebelas hari setelah laga Prancis kontra Belgia, Arne Nyberg langsung menyamai rekor Veinante. Nyberg mencetak gol saat negaranya melawan Hongaria di detik ke-35 dan ini menghadirkan kebanggaan bagi dirinya pribadi. Ya, karena Swedia harus menelan lima gol setelah gol cepatnya tersebut, sementara Hongaria melaju ke final.

02 Juni 1978 (Mar del Plata, Parque Municipal)
Italia 2-1 Prancis
Pencetak gol: P. Rossi (29), Zaccarelli (54); Lacombe (1)

Tak ada yang lebih indah selain gol cepat di laga pembuka Piala Dunia, apalagi kalau gol itu terjadi di detik ke-37! Bernard Lacombe memastikan Prancis memimpin lebih dulu di laga pembuka PD 1978 setelah menanduk umpan silang Didier Six. Sayang, Les Bleus tak mampu mempertahankan kemenangan ini dan harus tertunduk lesu setelah Italia - rival beratnya - mencetak dua gol balasan.

03 Juni 1962 (Rancagua, Braden Copper Company Stadium)
Hongaria 6-1 Bulgaria
Pencetak gol: Albert (1, 6, 54), Tichy (8, 70), Solymosi (12); Sokolov (64)
Penampilan individu Florian Albert di babak grup PD 1962 kontra Bulgaria merupakan salah satu yang terbaik sepanjang masa. Penyerang Hongaria itu hanya butuh 50 detik untuk mencantumkan namanya di papan skor, menggandakan keunggulan di menit keenam, dan menggenapinya menjadi hat-trick di menit 54. Hongaria menghancurkan bulgaria dan Albert, yang sepanjang karirnya bermain bagi Ferecvaros, memenangkan Ballon d'Or di 1967.

14 Juli 1930 (Montevideo, Estadio Pocitos)
Rumania 3-1 Peru
Pencetak gol: Desu (1), Stanciu (79), Kovacs (89); Souza (75)

Data mengenai Piala Dunia pertama di Uruguay memang sulit dicari. Walau begitu, di tengah absennya statistik sebelum jurnalisme merebak, ada satu momen yang tak mungkin dilupakan: seorang pemain Rumania mencetak gol dalam 50 detik di Montevideo. Ada data yang rancu mengenai siapa yang mencetak gol saat itu. Ada yang mengatakan Constantin Stanciu, tapi situs resmi FIFA menyebut nama Adalber Desu, jadi mau tak mau kita harus percaya. Gol cepat tersebut - sekaligus gol pertama Rumania di PD mampu - mampu membawa mereka menang, tapi tak mampu lolos dari babak grup.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics