SPESIAL: Data & Fakta Menarik Uruguay Kontra Inggris

Luis Suarez mencetak dua gol penentu kemenangan Uruguay atas Inggris, Jumat (20/6). Ada beberapa fakta unik yang menyertai kemenangan tersebut.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter
Uruguay memetik kemenangan penting ketika sanggup menekuk Inggris 2-1, Jumat (20/6) dini hari WIB. Tampil di Arena Corinthians, Sao Paulo, kedua tim bermain terbuka dan rajin bertransaksi serangan. Laga yang seru pun tersaji di babak grup ini.

Namun, penyerang Luis Suarez hadir sebagai pembeda. El Pistolero membuka keran gol dengan tandukan ke gawang Joe Hart, memanfaatkan umpan Edinson Cavani. Wayne Rooney membalas gol tersebut di menit 75, namun Suarez mampu mengamankan tiga poin lima menit jelang bubaran.

Seperti seluruh partai lainnya, terdapat sejumlah data dan fakta menarik dari masing-masing tim yang layak mendapat perhatian. Berasal dari data Opta, Goal Indonesiamenyajikannya untuk Anda di bawah ini:
El Pistolero | Gol kedua Luis Suarez ke gawang Joe Hart ini menipiskan harapan Inggris untuk lolos ke fase penyisihan.

Kemenangan atas Inggris ini merupakan kemenangan pertama Uruguay dalam 16 laga terakhir melawan tim Eropa.

Luis Suarez mencatatkan dua tembakan ke gawang Inggris pagi ini dan keduanya berbuah gol. Akurat.

Assist Edinson Cavani ke Suarez di babak pertama merupakan satu-satunya operan yang diberikan pada Suarez di babak pertama.

Wayne Rooney akhirnya mencetak gol pertama di Piala Dunia setelah melakoni 759 menit paceklik gol. Sabar menanti.

Wayne Rooney kini mencatatkan rekor sama dengan Michael Owen, yakni mencetak 40 gol bagi Inggris dan menjadi pencetak gol terbanyak keempat sepanjang sejarah timnas Inggris.

Gol pertama Rooney di Piala Dunia lahir lewat tembakan ke gawang yang ke-29 di turnamen tersebut.

Suarez telah mencetak 5 gol dalam 7 penampilannya bersama Uruguay di Piala Dunia. Tajam.

Inggris menelan kekalahan beruntun di dua laga pertama Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Roy Hodgson kalah dalam empat laga Piala Dunia terkininya (kalah dua kali bersama Swiss, kalah dua kali bersama Inggris).

Kekalahan beruntun Inggris di dua laga pembuka turnamen besar terjadi di Euro 88, di mana Inggris kalah dalam ketiga laga fase grup.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics