SPESIAL Duel Lini Tengah: Oscar Vs. Juan Guillermo Cuadrado

Duel di lini tengah ini menjamin pertandingan Brasil kontra Kolombia akan berlangsung menarik.

OLEH HAPPY SUSANTO Ikuti di twitter
Brasil mendapat tantangan dari tim kuda hitam, Kolombia, di babak perempat-final Piala Dunia 2014 di Estadio Castelao, Sabtu (5/6) dinihari WIB.

Berstatus tuan rumah dan di atas keras memiliki kualitas yang lebih baik, tim Samba diprediksi akan mampu memenangkan pertandingan ini. Namun, Kolombia sejauh ini tampil impresif dengan catatan 100 persen menang di tiga pertandingan grup dan di babak 16 besar.

Brasil justru hanya meraih tujuh poin dari tiga pertandingan grup, menang 3-1 atas Kroasia, imbang 0-0 dengan Meksiko, dan menang 4-1 atas Kamerun. Di 16 besar, mereka sempat dipaksa imbang 1-1 oleh Cili, meski akhirnya melenggang ke perempat-final berkat kemenangan 3-2 lewata du penalti.

Bandingkan dengan performa Kolombia, yang menang di tiga pertandingan grup, yakni menang 3-0 atas Yunani, 2-1 atas Pantai Gading, dan 4-1 atas Jepang. Mereka mampu memukul Uruguay 2-0 di 16 besar, sebelum memastikan diri bertemu dengan Brasil di perempat-final ini.

Berikut analisis Goal Indonesia tentang perbandingan kedua gelandang itu, dengan catatan penampilan mereka di empat pertandingan terakhir.

OSCAR

Gelandang Chelsea ini selalu tampil sebagai starter di empat pertandingan sebelumnya, selama 369 menit, dengan mencetak satu gol, dua assist, 137 umpan dengan akurasi 73,7 persen. Ketika Brasil menang 3-1 atas Kroasia, ia memberi assist untuk gol pertama yang dicetak Neymar. Ia pun menyumbang gol ketiga, memanfaatkan umpan Ramires dengan tembakan terukur.

Penampilan apik kiper Guillermo Ochoa memaksa Brasil hanya bermain imbang tanpa gol kontra Meksiko. Ketika tim menang 4-1 atas Kamerun di laga pamungkas Grup A, Oscar kembali menciptakan assist, untuk gol Fernandinho, pada menit ke-84, ketika kedudukan sudah 3-1.

Di pertandingan babak 16 besar kontra Cili, Oscar kembali mendapat kepercayaan sebagai starter. Meski tidak mencetak gol ataupun memberi assist, namun Oscar mampu membuat permainan tim menjadi hidup dengan serangan yang dominan dilakukan dari sisi kiri. Ia ditarik keluar ketika pertandingan harus dilakukan melalui perpanjangan waktu dan akhirnya ditentukan lewat adu tos-tosan.

JUAN GUILLERMO CUADRADO

Gelandang Fiorentina ini juga selalu tampil sebagai starter di empat pertandingan sebelumnya, dengan waktu 306 menit. Jika ditilik dari statistik pemain sejauh ini, Juan Cuadrado memiliki rasio yang lebih baik ketimbang Oscar. Satu gol, empat assist, dan 111 umpan dengan askurasi 87,4 persen.

Meski tidak mencetak gol ketika Kolombia menang 3-0 atas Yunani di laga pembuka Grup C, namun Cuadrado memberi assist untuk gol pembuka yang dicetak Pablo Armero pada menit kelima. Ia pun kembali memberi assist, kali untuk gol ketiga tim yang dicetak James Rodriguez pada menit ke-90+3.

Penampilan gemilang Cuadrado kembali berlanjut ketika Kolombia menang 2-1 atas Pantai Gading. Ia memberi assist untuk gol pembuka skor Rodriguez pada menit ke-64. Sebelum gol ini tercipta, sang playmaker berkontribusi penting terhadap permainan tim, terutama sepanjang babak pertama. Goal Indonesia memilih dirinya sebagai man of the match di pertandingan ini.

Di pertandingan pamungkas grup ketika menang 4-1 atas Jepang, Cuadrado mencetak gol pertama tim pada menit ke-17, yakni lewat titik putih. Di babak 16 besar kontra Uruguay, ia memiliki sebuah peluang bagus lewat tendangan bebas, namun bisa dibelokkan Mario Yepes sehingga bola hanya melambung di atas mistar gawang. Namun, sang gelandang akhirnya berkontribusi dengan memberi assist untuk gol kedua Rodriguez pada menit ke-50. Kolombia akhirnya menyegel kemenangan 2-0 dan harus bertemu dengan Brasil di putaran berikutnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics