SPESIAL: Lima Alasan Untuk Optimistis Pada AS Roma Musim Ini

Serie A Italia akan segera bergulir dan AS Roma menunjukkan persiapan matang menghadapinya. Skuat ibu kota Italia itu menunjukkan indikasi akan menjalani musim dengan baik. Sepe...

OLEH TAUFIK BAGUS

Serie A Italia 2014/15 akan segera bergulir dalam hitungan hari. 20 tim yang berkompetisi di dalamnya pun melakukan persiapan khusus di musim panas ini.
AS Roma adalah salah satu tim di antarannya. Tim yang menduduki peringkat dua di klasemen akhir musim lalu itu bertekad memperbaiki posisi mereka di musim ini.

Dalam persiapannya, AS Roma menunjukkan indikasi dan isyarat siap untuk menyuguhkan dan menampilkan performa terbaik mereka untuk menjalani musim yang menarik. Atas dasar itu, sepertinya akan menarik melihat AS Roma dan memperkirakan bagaimana akhir petualangan mereka di musim ini.

Goal Indonesia memberikan kepada Anda sepuluh alasan mengapa harus memerhatikan dengan seksama AS Roma di musim ini.

Sejak tiba dari Lille di musim lalu, Rudi Garcia bisa membangkitkan optimisme klub dan fans lewat strategi yang mumpuni dan menjadikan AS Roma sebagai salah satu kekuatan terbaik di Serie A Italia pada saat itu. Rekor sepuluh kemenangan beruntun di sepuluh laga awal adalah buktinya.

Sempat ada penurunan performa, tapi Rudi Garcia bisa kembali mengantar timnya ke jajaran tim papan atas, walau akhirnya gagal menjadi juara. Itu adalah periode yang pantas dibanggakan bagi pelatih Prancis yang melakoni debutnya di Serie A.

Tapi di musim ini, kegagalan semacam itu mungkin tak akan ditolerir. Rudi Garcia tahu dirinya harus mengeluarkan semua yang dimilikinya untuk mengeluarkan potensi yang dipunya timnya.

AS Roma menjadi tim yang paling banyak menghabiskan uangnya di bursa transfer musim panas ini, sekitar 40 juta euro, setidaknya hingga artikel ini diturunkan.

Hampir semua keinginan pelatih dipenuhi, termasuk mendatangkan Juan Iturbe seharga 22 juta euro dari Hellas Verona.

Dari situ saja sudah tersaji indikasi bahwa petinggi klub ingin meraih hasil terbaik dari timnya di musim ini. Patut ditunggu apakah ekspektasi ini bisa diwujudkan.

Dengan mengakhiri musim lalu di peringkat dua, AS Roma berhak mendapatkan jatah bermain di Liga Champions musim ini, yang merupakan pengalaman pertama sejak 2011.

Itu berarti ada tambahan uang yang didapat AS Roma untuk musim depan. Tapi tambahan uang juga berarti harus ada tambahan tenaga dan energi karena jadwal laga yang dijalani AS Roma akan sangat padat. Menantikan bagaimana AS Roma berjuang menghadapi lawan dan kendala kelelahan bisa menjadi pemandangan yang menarik untuk disaksikan.

Tampil di Liga Champions juga menjadi momentum bagi pemain AS Roma unjuk kemampuan di jagat dan level kompetisi yang lebih tinggi dibanding Serie A.

Ini menjadi hal yang bagus bagi barisan pemain muda berpotensi. Sebutlah Miralem Pjanic, Kevin Strootman hingga Iturbe.

Tapi tak hanya pemain muda berpotensi, mereka yang berpengalaman seperti Francesco Totti, Maicon, Daniel De Rossi hingga Ashley Cole juga mendapatkan kesempatan membuktikan diri bahwa mereka 'belum habis'.

Harus diakui, tifosi AS Roma merupakan salah satu barisan pendukung terbaik di jagat sepakbola dunia saat ini. Mereka terkenal vokal, kreatif, atraktif, tapi juga kadang merepotkan.

Terlepas dari itu, dengan AS Roma ikut meramaikan kompetisi level terbaik di Eropa, juga patut disambut barisan pendukung klub ibu kota itu di musim ini.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics