SPESIAL: Lima Pelajaran Penting Dari Pekan Pertama Liga Primer Inggris

Selain Old Trafford yang terbungkam lesu, apa saja yang bisa disorot dalam pekan pertama EPL musim 2014/15 ini?

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Selamat datang kembali di Liga Primer Inggris!
Akhir pekan kemarin, para penggemar si kulit bundar di seluruh dunia kembali dimanjakan dengan suguhan menarik dari kasta tertinggi sepakbola Inggris. EPL 2014/15 telah dimulai dan diawali dengan hasil mengejutkan yang dicatat oleh Manchester United pada Sabtu (16/8).
United, yang tengah menyongsong semangat dan optimisme baru di bawah era Louis van Gaal, ternyata dibuat tak berdaya di Old Trafford oleh Swansea City. Setan Merah takluk di tangan tim yang musim lalu mampu mereka taklukkan 4-1, juga di partai pembuka. Pertanda burukkah bagi United setelah baru saja mengakhiri musim yang patut mereka lupakan?
Akan tetapi, bukan hanya United semata yang bisa menjadi sorotan. Goal Indonesia mencatat setidaknya ada empat pelajaran lain yang bisa dipetik dari pekan perdana EPL musim baru ini. Simak!

Siapa pun akan sepakat jika Manchester United bakal lebih baik di tangan manajer anyar Louis van Gaal setelah melihat kemenangan 100 persen di enam laga pra-musim. Namun, kekalahan 2-1 dii kandang sendiri dari Swansea City pada akhir pekan lalu justru mengindikasikan hal yang sebaliknya. Same old story dan same Old Trafford. Mimpi buruk musim lalu di bawah David Moyes sementara masih berlaku dan Old Trafford tetap belum seangker dulu.
Kekalahan itu juga menghasilkan dua "rekor", yakni United untuk pertama kali kalah di partai pembuka sejak 1972 sementara Swansea mendapatkan kemenangan liga di Old Trafford untuk kali pertama. Van Gaal mau tak mau harus memutar otaknya mengingat hasil fantastis di pra-musim sama sekali tak berlaku dan formasi 3-5-2-nya belum tentu berhasil, ditambah pula dengan cedera pemain masih menghantui mereka. United sekali lagi menghujam ke tanah.
"Kami membuat jejak dan Anda harus belajar dari itu. Pada akhir musim, kita akan tahu siapa yang akan menjadi juara dan siapa yang belajar dari jejak yang telah dibuat," kata meneer Belanda itu. Ya, musim masih sangat, sangat panjang. Tapi United harus berbenah. Segera.

Kepergian bintang besar Luis Suarez ke Barcelona pada musim panas ini menimbulkan tanda tanya besar bagi Liverpool. The Reds kerap disebut bakal sangat merindukan kehadiran sang topskor EPL musim lalu itu. Meski demikian, kekhawatiran itu untuk sementara boleh dikesampingkan setelah melihat Liverpool mengawali musim baru dengan tripoin perdana kontra Southampton di Anfield.
Raheem Sterling tampil brilian lewat satu gol plus satu assist kepada Daniel Sturridge, yang mencetak gol penentu kemenangan 2-1 itu. SAS jilid dua pun bergaung. Sang runner-up musim lalu kini boleh kembali masuk dalam perburuan titel EPL yang sangat mereka rindukan. Laga kontra Southampton itu pada akhirnya membenarkan pernyataan Brendan Rodgers yang menyebut bahwa tak ada pemain yang lebih besar dari klub. Suarez boleh pergi, tapi Liverpool tidak akan hancur.

Bursa taruhan menempatkan Manchester City dan Chelsea sebagai dua calon terkuat peraih titel EPL musim ini. Memilki susunan pemain terkuat dan stabil serta dilatih oleh manajer mumpuni menjadi alasannya. Dan hasil perdana pada akhir pekan lalu menunjukkan hal serupa.
Sang juara bertahan sukses menggebuk Newcastle United 2-0 meski tuan rumah terus menekan mereka sebelum Sergio Aguero hadir untuk mengunci tripoin di masa injury time. Mental juara juga terlihat di Turf Moor. Di markas tim promosi Burnley tersebut, Chelsea unggul meyakinkan 3-1. Kini, The Blues dan The Citizens langsung memuncaki daftar ranking satu-dua di klasemen. Pertanda titel EPL 2014/15 akan mengarah kepada duo biru ini?

Berbicara soal intensitas laga, EPL adalah juaranya. Tim-tim selalu tampil dengan kecepatan tinggi dan membuat jantung para fans berdegup kencang selama 90 menit penuh. Duo laga derby London -- West Ham United kontra Tottenham Hotspur dan Arsenal versus Crystal Palace -- menjadi contoh paling gres. Di Emirates, Arsenal harus bangkit dari ketertinggalan sebelum akhirnya Aaron Ramsey memastikan kemenangan 2-1 The Gunners di menit 90 yang terjadi hanya beberapa saat setelah pengusiran Jason Puncheon
Sementara di Boleyn Ground, kandang West Ham, kondisinya jauh lebih dramatis. Tercipta dua kartu merah, satu penalti gagal, gol injury time Erick Dier, dan bahkan invasi seorang penonton yang masuk ke lapangan untuk mengeksekusi tendangan bebas! Dan jangan lupakan pula, dari sepuluh laga yang digelar di pekan kemarin, hanya dua tuan rumah yang bisa memetik kemenangan (Liverpool dan Arsenal). Welcome to Premier League!

Bagi klub-klub yang kompetisi liganya sudah dimulai pertengahan Agustus ini, masih dibukanya bursa transfer musim panas hingga dua pekan mendatang menjadi berkah terselubung. Artinya, 20 klub Liga Primer Inggris yang baru saja menuntaskan pekan pertamanya bisa mengevaluasi permainan, apakah masih membutuhkan pemain baru untuk mengarungi sisa 37 partai ke depan.
Klub-klub yang mendapat hasil kurang memuaskan seperti Manchester United hingga Newcastle United harus bisa memanfaatkan kesempatan ini secara optimal. Bukan tak mungkin EPL akan kedatangan bintang besar sebelum 31 Agustus mendatang.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics