SPESIAL: Pelatih ISL Yang Tergusur Di Putaran Pertama

Putaran pertama ISL musim ini sudah memakan korban. Setidaknya, ada tujuh pelatih yang harus tergusur dari posisinya.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2014 telah berlalu. Semua kontestan baik dari wilayah timur maupun barat saling berlomba dan bersaing dalam menunjukkan kemampuan mereka untuk menjadi yang terbaik.

Arema Cronus yang diasuh Suharno sementara ini menjadi yang terbaik di wilayah barat. Pelatih berusia 54 tahun itu membawa Singo Edan unggul atas beberapa pesaing papan atas seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Semen Padang.

Sementara di wilayah timur, Mitra Kukar menjelma sebagai penguasa baru. Pencapaian tersebut tentunya tak lepas dari tangan dingin Stefan Hansson. Di bawah arahan juru taktik asal Swedia itu, klub kebanggaan masyarakat Tenggarong tersebut tampil konsisten sepanjang paruh pertama musim ini.

Hanya saja, sukses yang dibukukan kedua pelatih tersebut bersama anak asuh mereka sejauh ini, rupanya berbanding terbalik dengan beberapa nama yang dianggap gagal memenuhi target yang diusung klub masing-masing di awal musim.

Berikut deretan nama pelatih yang harus tersisih selama mengarungi derasnya arus persaingan ISL putaran pertama lalu:

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.