SPESIAL: Rapor Pemain Chelsea Di Fase Grup Piala Dunia 2014

Dua belas bintang The Blues ikut dipanggil ke Piala Dunia 2014. Bagaimana rapor mereka di fase grup?

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Fase Grup Piala Dunia 2014 telah berakhir. Enam belas negara pun dipastikan melanggeng ke babak gugur, sementara yang lainnya harus angkat koper.
Chelsea, salah satu raksasa Liga Primer Inggris, mengirimkan 12 penggawanya ke turnamen akbar sepakbola tersebut. Adapun, semua penggawa The Blues telah mencatatkan menit bermain kali ini, namun hanya tujuh di antaranya yang bisa merasakan atmosfer 16 besar.
Mayoritas penggawa The Blues tampil mengesankan. Namun, ada pula yang tak bisa berbuat apa-apa saat timnya dihajar habis-habisan dan menelan kekalahan mengejutkan. Siapa saja mereka? Berikut ulasan Goal Indonesia untuk Anda!

Tak diragukan lagi, Oscar merupakan salah satu otak permainan Brasil. Tampil gemilang dalam laga kontra Kroasia, ia sempat diredam sesaat dalam laga kontra Meksiko. Kendati begitu, ia kembali mocer dalam laga kontra Kamerun dan sukses membawa Selecao ke babak 16 besar. Satu gol dan dua assist telah ia bubuhkan sepanjang fase grup, satu untuk Neymar, lainnya untuk Fernandinho.

Bek Chelsea berambut afro ini kembali dipercaya berduet dengan Thiago Silva di depan Julio Cesar. Keberadaannya memang tak tergantikan di skuat Selecao, tak pernah sekalipun Scolari coba menurunkannya dari lapangan. Luiz jadi kunci pertahanan Brasil. Tak hanya itu, ia pun berkali-kali ikut andil dalam konstruksi serangan Neymar dkk. Sayang, musim depan ia tak lagi berseragam Chelsea.

Ramires memang tak pernah mendapat satu kesempatan pun untuk tampil penuh 90 menit babak grup. Namun memang begitu adanya, gelandang ini tak masuk rancangan utama Scolari karena Brasil lebih suka memasang Luiz Gustavo dan Paulinho untuk mendominasi lini tengah.

Gelandang serang Chelsea ini tampil dua kali di fase grup Piala Dunia. Adapun, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Meksiko dan Kamerun. Dalam waktu singkat itu, Willian gagal menyajikan perubahan dalam laga kontra Meksiko dan performanya saat membantai Kamerun pun tidaklah spesial.

Dalam dua laganya bersama Spanyol, Azpilicueta tentu sadar ia tak menyajikan performa terbaiknya. Azpilicueta jadi salah satu pemain yang gagal on-form di Piala Dunia, baik dalam laga kontra Belanda maupun Cili. Sontak, di laga penghiburan kontra Australia, bek ini pun dicadangkan.

Fernando Torres tetap dipanggil ke timnas Spanyol walau performanya tak meyakinkan di Chelsea, tapi ia gagal menjawab kepercayaan Del Bosque di dua laga awal La Roja. El Nino baru bisa unjuk gigi di laga terakhir kontra Australia, tapi itu semua sudah terlambat karena Spanyol dipastikan gagal lolos ke 16 besar.

Lini belakang banyak mendapat kritik atas tersingkirnya Inggris di fase grup Piala Dunia. Mata segenap kritikus pun mengarah pada Gary Cahill. Wajar, performanya memang tidaklah spesial dan untuk bek penerus Rio Ferdinand dan John Terry, Cahill belum sampai pada level pendahulunya itu.

Mendapat satu kesempatan beraksi di laga kontra Kosta Rika. Gelandang veteran Chelsea ini tampil cukup meyakinkan di laga itu. Sayang, Inggris tetap tak mampu meraih kemenangan dan lebih dulu tersingkir dari turnamen akbar ini.

Hazard tetap jadi pemain yang berbahaya dalam setiap kemenangan Belgia. Walau dijaga ketat, The Wizard tetap mampu memberikan assist pada rekan rekannya. Kemampuan dribel dan kecepatan kaki yang jadi senjata utama pun secara konstan mengobrak-abrik pertahanan lawan. Lolos ke babak 16 besar, tentu gelandang muda ini kembali jadi andalan Belgia.

Schurrle memang tak menjadi pilihan utama Joachim Low. Di laga perdana Jerman, gelandang ini tampil cukup mengesankan. Sayang, di dua laga selanjutnya ia tak mendapat banyak kesempatan untuk unjuk gigi.

Masa keemasan Samuel Eto'o tampaknya memang sudah usai. Penyerang ini gagal menunjukkan ketajamannya dalam laga kontra Meksiko. Sementara dalam laga kontra Kroasia dan Brasil, ia tak bisa diturunkan karena masalah cedera.

John Obi Mikel tak memiliki banyak kesempatan bermain di Chelsea. Namun kalau bicara soal timnas Nigeria, tentu selalu ada satu tempat yang tersisa baginya. Gelandang ini pun memanfaatkan hal tersebut dengan baik. Sukses meraih hasil imbang atas Iran dan kemenangan atas Bosnia-Herzegovina, Mikel pun jadi salah satu aktor yang mampu membawa negaranya ke kancah 16 besar.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics