SPESIAL: Sepuluh Momen Neymar Di Piala Dunia 2014

Kiprah Neymar di Piala Dunia 2014 dipastikan berakhir karena cedera, berikut momen-momen bintang Barcelona itu sepanjang turnamen.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Tim nasional Brasil memang masih melenggang ke babak semi-final usai mengalahkan Kolombia dengan skor 2-1 pada babak delapan besar di Fortaleza. Namun, bintang mereka, Neymar, dipastikan tidak bisa melanjutkan kiprahnya di turnamen ini karena cedera.

Seperti yang diketahui, pemain Barcelona itu mendapatkan labrakan keras dari lutut Juan Carlos Zuniga di menit ke-88. Akibatnya, Neymar tidak mampu berdiri dan harus ditandu keluar dari lapangan, beberapa saat kemudian dia dipastikan absen di sisa Piala Dunia 2014 karena mengalami patah vertebra.

Berikut sepuluh momen Neymar dalam persiapan dan juga ketika berlangsungnya Piala Dunia 2014:

Sebelum Piala Dunia bergulir, bahkan tanpa kondisi yang ideal karena mengalami cedera di Barcelona, Neymar menunjukkan performa bagus dalam sesi latihan di Granja Comary, Teresopolis, Rio de Janeiro.

Neymar dipandang menjadi harapan terbesar Brasil untuk menjadi juara Piala Dunia setelah pelatih Luiz Felipe Scolari memberinya angka keramat yaitu nomor punggung 10, yang pernah dikenakan oleh Pele dan Zico.

Neymar menjawab ekspektasi secara langsung di pertandingan pertama, ia mampu membantu Selecao mengempaskan Kroasia di laga pembuka dengan mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 3-1.

Menyanyikan lagu kebangsaan Brasil sebelum laga melawan Meksiko sepertinya menjadi salah satu hal yang paling mengharukan bagi sosok Neymar. Bintang Barcelona itu tampak tersedu-sedu ketika lagu kebanggaan masyarakat Brasil itu berkumandang di stadion.

Setelah hasil imbang tanpa gol melawan Meksiko, di mana kiper Guillermo Ochoa tampil gemilang mementahkan setiap peluang Selecao, Neymar kesulitan mengontrol emosinya dan meninggalkan Arena Castellan tanpa memberi kesempatan wawancara.

Dalam kemenangan 4-1 atas Kamerun, Neymar menampilkan performa terbaiknya di turnamen dengan mencetak dua gol. Untuk pertama kalinya, pemain dengan nomor punggung 10 itu tidak terlihat memikul beban yang sangat berat.

Neymar menjadi penendang terakhir Brasil dalam drama adu penalti melawan Cili. Meski ia mengalami sedikit cedera pada kakinya, ia tetap percaya diri dan mampu menaklukkan Claudio Bravo yang akan menjadi rekan satu timnya di Barcelona musim depan.

Setelah sebelumnya tampak menangis tersedu-sedu ketika menyanyikan lagu kebangsaan Brasil. Neymar juga tidak dapat menahan emosinya ketika kiper Julio Cesar mampu mementahkan penalti Gonzalo Jara untuk memastikan kemenangan Brasil. Tidak hanya Neymar, David Luiz dan Julio Cesar juga tampak menangis, dan karena itu Felipe Scolari akhirnya meminta bantuan psikolog olahraga untuk memberi bantuan kepada timnya.

Ketika Brasil unggul 2-1, pada menit ke-88 Juan Zuniga melabrak punggung Neymar dengan lututnya. Menurut pemain Napoli tersebut, ia tidak memiliki niat untuk melukai bintang Selecao itu.

Kiprah Neymar dipastikan berakhir akibat terjangan lutut Zuniga di menit akhir laga perempat-final antara Brasil dan Kolombia. Dokter tim, Rodrigo Lasmar, menyatakan Neymar harus istirahat total karena mengalami patah vertebra dan pemulihannya tidak mungkin tuntas sebelum Piala Dunia berakhir.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics