Sriwijaya FC Kecam Bali United & Ngurah Nanak

Achmad Haris menyatakan aa konsekuensi yang akan diterima Ngurah Nanak, karena telah melanggar kontrak.

Manajemen Sriwijaya FC mengecam Bali United FC yang telah mengumumkan Ngurah Nanak sebagai penggawa Serdadu Tridatu di musim 2017, kendati pemain tersebut masih terikat kontrak dengan klub berbasis di Palembang ini.

Sekretaris Sriwijaya FC Achmad Haris mengatakan, mereka tidak pernah melarang pemain hijrah ke klub lain. Hanya saja, Ngurah Nanak masih terikat kontrak dengan Laskar Wong Kito hingga Maret.

“Selama ini SFC memang tak mau gembar-gembor karena memegang teguh etika transfer pemain. Kami ingin kedua belah pihak, tim dan pemain, saling menghormati,” cetus Haris.

“Dia sama saja tidak menghormati kontrak dengan SFC, konsekuensinya ditanggung sendiri. Saat ini kami bersama manajemen tengah rapat. Pasti ada konsekuensi, karena semua sudah diatur di kontrak, dan mereka pun sudah mengetahuinya.”

Sementara itu, Sriwijaya FC mengalihkan sasaran kepada kiper PS TNI Teguh Amiruddin setelah mereka gagal mendapatkan penjaga gawang Madura United Joko Ribowo.

Ditanya mengenai peluang Teguh bergabung, asisten manajer Muchendi Marzarehki masih menutup rapat kemungkinan itu. Menurut Muchendi, Teguh bisa saja dianggap sebagai opsi mengantisipasi kepergian Yogi Triana

“Belum tahu. Bisa iya, bisa juga tidak, fifty-fifty. Kita lihat nanti ke depan seperti apa,” ungkapnya. 

“Cukup sulit memang. Apalagi pemain ini masih ada ikatan dengan TNI. Masih ada opsi-opsi lain, pemain belakang, seandainya pemain ini gagal dilabuhkan. Saat ini, pemainnya juga masih terus masuk tahap negosiasi untuk coba kami datangkan.” (gk-70)