Sriwijaya FC Ragu Datangkan 'Marquee Player'

Kebimbangan Sriwijaya FC muncul setelah melihat performa Persib di pertandingan uji coba.

Kekalahan Persib Bandung dari Bali United FC dalam laga uji coba beberapa hari lalu membuat Sriwijaya FC ragu mendatangkan marquee player di Liga 1 2017. Hingga saat ini manajemen masih tarik ulur mengenai nilai lebih kehadiran pemain kelas dunia.

Dalam laga uji coba itu, peran Michael Essien dan Carlton Cole masih belum terlihat. Sekretaris tim Sriwijaya FC Ahmad Haris mengungkapkan, marquee player bukan hanya sekedar pemain berlabel bintang, tapi juga harus memberikan kontribusi kepada tim. 

“Jadi, untuk Marquee Player kami belum tahu, masih kami timbang-timbang apakah nanti sesuai kebutuhan tim atau tidak. Sejauh ini ada banyak tawaran marquee player ke tim kami. Hanya saja kami belum putuskan,” jelas Haris.

“Pikiran kami juga kan liga ini tidak sebentar, tapi satu musim yang panjang. Jadi kontirbusinya juga harusnya maksimal. Kalau main sebentar-sebentar, toh untuk apa juga. Tim yang sekarang sudah termasuk layak untuk bersaing di kompetisi nanti.”

Penilain tak jauh berbeda disampaikan Oswaldo Lessa. Juru takti Sriwijaya FC itu menaruh kepercayaan kepada pemain yang ada saat ini. Menurutnya, materi pemain sekarang mumpuni untuk bersaing.

“Sepakbola bukan olahraga individu, butuh kerjasama antarpemain, dan disiplin dalam menjalankan taktik. Marquee player tidak menjamin sebuah tim menjadi bagus,” tegas Lessa.

“Saya percaya dengan tim ini, mereka punya kualitas. Itu yang paling penting. Saya selalu mempersiapkan tim untuk meraih hasil bagus, walau tanpa marquee player.”