Sriwijaya FC Terancam Tak Bisa Gunakan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Pada 2017

Itu karena, Stadion GSJ bakal mengalami renovasi untuk Asian Games 2018.

Sriwijaya FC terancam tak bisa menggunakan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, pada kompetisi musim 2017. Pasalnya, stadion itu bakal direnovasi untuk Asian Games 2018.

GSJ memang menjadi salah satu stadion yang diproyeksikan untuk menggelar cabang olahraga sepakbola Asian Games 2018, selain Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Menurut sekretaris SFC Faisal Mursyid, Stadion GSJ memang membutuhkan beberapa perbaikan untuk ajang olahraga multievent terbesar di Asia itu.

"Terutama di bagian rumput, karena sejak berdiri pada tahun 2004 lalu belum pernah dilakukan renovasi dan perlu perbaikan," kata Faisal, seperti dikutip laman Laskar Wong Kito.

Meski begitu, SFC tetap bisa bermain di Palembang untuk kompetisi musim depan. Mengingat, di Palembang masih ada satu stadion yang juga layak digunakan untuk kompetisi level atas nasional yaitu Stadion Madya Bumi Sriwijaya. 

Hanya saja, masih menurut Faisal, Stadion Madya Bumi Sriwijaya juga terkena jadwal untuk dilakukan renovasi pada 2017. Yang menjadi fokus perbaikan adalah tribun dan lampu. "Karena meski sudah standar, namun perlu perbaikan lagi jika berkaca saat terakhir digunakan untuk Asian University Games tahun 2014 lalu," sambungnya.

Maka itu, pihak SFC pun meminta agar renovasi dua stadion tersebut tak dilakukan secara bersamaan. Sehingga tim Laskar Wong Kito tetap bisa bermain di Palembang dan tak menjadi tim musafir.

Tentunya, dengan perpindahan stadion ini akan berpengaruh pada kapasitas untuk menampung penonton. Mengingat, kapasitas di Stadion Bumi Sriwijaya lebih sedikit dibandingkan di Stadion GSJ. "Mungkin berkisar 5-10 ribu tiket yang akan dicetak bila bermain di Stadion Bumi Sriwijaya nantinya," beber Faisal.

Topics