Sriwijaya FC Yakin Ungguli Persijap Jepara

Persiapaan yang lebih matang membuat Subangkit menyimpan keyakinan meraih poin penuh di kandang Persijap.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Kondisi Persija Jepara yang sedang tertatih-tatih membuat Sriwijaya FC optmistis mampu mendulang angka penuh ketika menghadapi Laskar Kalinyamat di Stadion Gelora Bumi Kartini akhir pekan ini.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengungkapkan, tim asuhannya bisa dikatakan lebih siap untuk melanjutkan pertarungan di putaran kedua ini, mengingat Persijap yang sedang diwarnai permasalahan internal, baru mulai menggeber latihan kembali awal Agustus setelah sempat melakukan aksi mogok.

Dengan demikian, Subangkit meyakini baik fisik maupun strategi, Sriwijaya FC lebih unggul dari Laskar Kalinyamat setelah lebih kurang tiga pekan melakukan latihan di bulan Ramadhan. Ditambah lagi dengan pemusatan latihan di Kudus yang berlangsung sekitar dua pekan sejak 1 Agustus.

“Sekarang mereka [Persijap] sudah mulai latihan. Pemain asingnya juga sudah ikut bergabung. Tapi saya optimis bisa menang lawan Persijap, karena dari segi persiapan kita lebih baik dari mereka,” kata Subangkit kepada Goal Indonesia.

“Tapi kita tetap harus waspada dengan Persijap, karena dalam sepakbola itu apa pun bisa terjadi. Walaupun mereka baru latihan, dan klasemen di bawah kita, tapi saya pikir mereka tetap punya motivasi tinggi untuk menang, karena bermain di kandang.”

Kekhawatiran Subangkit bukan hanya kepada Persijap, tapi juga sektor pertahanan. Sriwijaya FC masih perlu polesan serius, karena di laga nanti kemungkinan besar berisikan muka baru, seperti Rishadi dan Septarianto yang idealnya seorang striker dan gelandang bertahan.

Hal itu terlihat dari laga uji coba melawan tim Diklat Kudus di lapangan Getas, Kudus akhir pekan kemarin. Laskar Wong Kito memetik kemenangan dengan skor 4-0 tanpa balas dalam laga berdurasi 45 menit, karena hujan deras disertai sambaran petir membuat babak kedua terpaksa tidak dilanjutkan.

Subangkit mengakui, hilangnya beberapa pemain inti di sektor belakang membuat benteng pertahanan kurang tangguh.

“Kinerja empat pemain belakang masih perlu dibenahi, terutama komunikasi dua bek tengah, Sumardi dan Rishadi. Finishing juga akan terus kita asah, terutama support dari lini tengah saat striker kuasai bola. Progress pastinya ada,” kata Subangkit.

Sedangkan wakil kapten Asri Akbar menyatakan, kendati mereka menang, pertahanan Sriwijaya FC seringkali mendapat ancaman dari lawan. Sementara untuk lini depan dan tengah dinilainya sudah cukup baik.

“Sektor belakang belum kompak dan solid. Karena pemainnya bukan bermain pada posisi aslinya. Mungkin karena empat pemain ini tidak pada posisi idealnya, jadi sektor belakang sedikit lemah,” kata Asri. (gk-55) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.