Stadion Boris Paichadze Dinamo, Arena Perang Piala Super Eropa 2015

Stadion Boris Paichadze Dinamo di Tbilisi, Gerogia, jadi arena tempur Piala Super Eropa 2015 antara Barcelona dan Sevilla.

Federasi sepakbola terbesar Eropa, UEFA, telah menunjuk Boris Paichadze Dinamo Arena di Tbilisi, Georgia, sebagai venue Piala Super Eropa 2015. Ajang akbar yang kali ini mempertemukan Barcelona (juara Liga Champions) dengan Sevilla (juara Liga Europa) itu segera digelar, Rabu (12/8) dini hari WIB.

Sejatinya stadion yang memiliki nama pendek Dinamo Arena ini bukanlah stadion utama pilihan UEFA. Sebelumnya federasi pimpinan Michel Platini itu menunjuk Mikheil Meskhi Stadium, yang letaknya hanya beberapa blok saja dari stadion milik Dinamo Tbilisi tersebut. Namun karena berdekatan dengan hajatan European Youth Olympic Festival dan faktor kapasitas yang terlalu sedikit, maka penunjukan itu pun direvisi.

Keputusan tersebut tergolong tepat, karena Dinamo Arena adalah stadion terbesar di Georgia dengan kapasitas 54,549 ribu tempat duduk. Jumlah itu sesuai dengan antusiasme di luar dugaan publik Georgia, untuk menonton Barca kontra Sevilla.

Sejak hari pertama dibuka pada 22 Juni lalu, 30 ribu tiket langsung ludes terjual dengan semua pembeli berstatus warga negara Georgia. Laman penjualan online pun sampai rusak untuk menjual sisa tiketnya, sehingga penjualan on the spot dibuka. Antusiasmenya tak berhenti, karena penjualan on the spot berujung ricuh akibat banyaknya peminat yang datang. Karenanya Anda tak perlu khawatir kehilangan atmosfer panas di Piala Super Eropa 2015 esok.

Boris Paichadze Dinamo Arena
Nama Stadion : Boris Paichadze Dinamo Arena

Didirikan : 1936

Diresmikan : 29 September 1976

Arsitek :  Archil Kurdiani & Gia Kurdiani

Tempat : Tbilisi, Georgia

Pemilik : Dinamo Tbilisi

Kapasitas : 54.549 tempat duduk

Didirikan oleh duo arsitektur bernama Archil Kurdiani dan Gia Kurdiani pada 1936, Dinamo Arena yang jadi nama pendeknya ternyata juga jadi nama awal stadion ini. Dahulu Dinamo Arena dikenal sebagai stadion terbesar ketiga di Uni Soviet, sebelum akhirnya Georgia memilih untuk melepas diri pada 1991.

Dalam perjalanannya Dinamo Arena mengalami tiga kali pergantian nama, mulai dari Lavrenti Beria, kemudian Vladimir Lenin -- yang kesemuanya kepala keamanan Uni Soviet -- hingga kini Boris Paichadze, yang merupakan pesepakbola legendaris Dinamo Tbilisi pada era 1940-an.

Kapasitasnya pun berubah-ubah seiring renovasi yang dilakukan. Mulai dari 23 ribu pada 1936, 36 ribu pada 1956, meledak menjadi 74 ribu pada 1976, hingga disusutkan kembali menjadi 54,549 ribu pada renovasi terakhir tahun 2007 lalu. Renovasi itu sekaligus membuat semua tribun memiliki tempat duduk.

Berbicara pengalaman, Dinamo Arena bisa dibilang belum pernah menggelar ajang sebesar Piala Super Eropa. Mereka memang pernah mementaskan laga Liga Europa, Liga Champions, kualifikasi Piala Eropa, dan kualifikasi Piala Eropa, tapi kesemuanya atas nama Dinamo Tbilisi atau timnas Georgia. Paling banter dan eksklusif mungkin hanya pernah terpilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 pada 1985. Karenanya Piala Super Eropa 2015 ini bakal mengangkat pamor Dinamo Arena secara signifikan.

Letaknya di Tbilisi yang merupakan ibu kota Georgia, memudahkan Anda untuk mengakses stadion ini. Jaraknya dari bandara utama negara, Tbilisi International Airport, memang 20 km. Namun Anda bisa langsung menuju stadion dengan hanya 20 menit saja dengan kereta bawah tanah, yang stasiun tujuannya hanya berjarak dua blok dari stadion.

Transportasi umum di sekitar stadion cukup banyak sehingga Anda tak perlu repot-repot menggunakan kendaraan pribadi atau pinjaman, jika berkunjung sebagai wisatawan. Panitia bahkan sudah menyediakan bus khusus untuk penonton Piala Super Eropa 2015.

Bagaimana dengan fasilitas publiknya? Tak perlu khawatir. Menilik status Tbilisi sebagai ibukota negara, Anda tentu bisa menyimpulkannya sendiri. Terlebih pembangunan di kota yang memiliki arti "hangat" ini sudah dilakukan dengan gencar, karena sepanjang 2015 jadi venue beberapa event besar. Mulai dari kejuaraan dunia angkat besi, kejuaraan dunia judo, festival olimpiade Eropa junior, Piala Tbilisi untuk cabang rugby, kejuaraan dunia triathtlon, hingga Piala Super Eropa 2015!

Get Adobe Flash player
Topics