Stefano Cugurra Bingung Persija Jakarta Lolos Hukuman Penalti

Teco mengatakan, sikap wasit yang membatalkan keputusan setelah melihat rekaman baru dirasakannya dalam karir sepakbola.

Keputusan wasit Fariq Hitaba yang menganulir keputusannya memberikan hadiah penalti kepada PS TNI membuat pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra heran. Dalam laga di Stadion Pakansari, Kamis (8/6) malam WIB, ini, Persija memetik kemenangan 2-0.

Wasit sempat memberikan hadiah penalti kepada PS TNI di menit ke-85, karena menganggap Ryuji Utomo melakukan pelanggaran handball. Pemain Persija memprotes keputusan tersebut. Wasit akhirnya melihat rekaman kejadian melalui kamera stasiun televisi swasta, dan selanjutnya mengubah keputusan itu.

Walau gawang Persija bisa saja kebobolan jika wasit tetap dengan keputusannya memberikan hadiah penalti kepada PS TNI, Cugurra tetap menyoroti situasi yang dianggapnya janggal.

“Saya sudah lama di sepakbola, ayah saya seorang pelatih bola. Ini tentunya aneh sepanjang karir sepakbola saya. Saya belum pernah lihat wasit berikan hukuman penalti, dan kemudian dia lihat televisi. Seharusnya, dia lihat penalti ya penalti, tidak ya tidak,” ungkap Teco, sapaan Cugurra.

Terlepas dari itu, Teco merasa puas dengan performa Persija, sekalipun harus kehilangan Rezaldi Hehanusa, M Hargianto, dan Rohit Chand. Menurutnya, persiapan menjadi kunci kemenangan Persija.

“Kami latihan dan persiapan bagus, apalagi kami kehilangan tiga pemain inti. Namun hal itu bukan masalah bagi kami lantaran kami mempersiapkan tim hampir semua pemain,” ucap Teco.

“Bola mati kami memang banyak latihan. Apalagi kami punya banyak pemain yang juga memiliki kualitas untuk mengambil bola mati seperti Bruno [Lopes], Bambang [Pamungkas], dan Ismed [Sofyan]. Kami terus mempertajamnya, mengingat ini juga penting, karena menjadi salah satu cara mencetak gol.”

Di sisi lain, kemenangan ini juga membuat Teco makin merasa lega, karena beban tim terus berkurang setelah sebelumnya mendapat kritikan menyusul hasil buruk di awal musim. Raihan tiga angka ini menjadi modal berharga menjamu Sriwijaya FC pekan depan.

“Sebelum menang lawan Arema, kami sempat mendapatkan pressure. Namun setelah menang, dan ditambah laga ini menang, tentunya sangat bagus untuk tim. Tidak hanya pemain saja, seluruh staf pelatih, dan manajemen yang berhubungan dengan tim pasti senang. Yang terpenting suporter juga senang dengan kemenangan ini,” tutur Teco.

“Tren positif ini tentunya modal bagus untuk hadapi Sriwijaya. Apalagi lawan Sriwijaya tidak mudah, karena kemarin mereka menang dan main bagus. Tapi kami sekali lagi tidak mau kalah, mengingat kami main di Patriot.”

Topics