Stefano Lilipaly Belum Pikirkan Klub Eredivisie Belanda

Kendati fokus melawan MVV, Lilipaly berusaha memenuhi keinginan fans agar mereka berhadapan dengan Roda JC.

Gelandang naturalisasi Stefano Lilipaly menegaskan, ia belum memikirkan kemungkinan Cambuur SC bertemu klub Eredivisie Belanda Roda JC, dan hanya fokus menghadapi MVV Maastricht, Jumat (19/5) dinihari WIB, di semi-final play-off promosi-degradasi.

Bila mampu mengatasi MVV pada dua leg pertandingan, Cambuur SC berpeluang bertemu Roda JC yang akan menerima tantangan Helmond Sport. Jika Roda JC lolos, ini menjadi kesempatan bagi Cambuur membalas kegagalan mereka promosi, karena disingkirkan Roda JC pada musim 2008/09.

“Tentunya kami harus melihat tim yang berada di zona degradasi [Eredivisie] untuk mengetahui lawan yang akan di hadapi di play-off,” ujar Lilipaly dikutip laman Omrop Fryslan.

“Kami fokus menghadapi MVV lebih dulu. Tapi suporter tentunya menginginkan kami bertemu Roda JC untuk balas dendam.” 

Performa Lilipaly bersama Cambuur sejak ditransfer pada bursa musim dingin mengundang pujian direktur teknik Gerald van den Belt. Menurutnya, Lilipaly bersama rekrutan musim dingin lainnya, Tarik Tissoudali, telah memberikan kontribusi besar.

“Mereka berdua istilahnya bermain seperti Panache [orang yang dikonotasikan flamboyan dan pemberani], bisa dibilang seperti itu,” kata Van den Belt.