Stefano Lilipaly Ingin Akhiri Karier Di Indonesia

Stefano Lilipaly merasa sepakbola Indonesia memilik hal yang luar biasa.

Tahun 2016 merupakan momen yang indah untuk seorang Stefano Lilipaly, ia mampu membela tim nasional Indonesia dan membantu tim Merah-Putih melaju hingga ke partai final Piala AFF 2016.

Kecintaannya terhadap Indonesia semakin terpupuk seiring dengan langkah timnas Indonesia yang terus mendapat dukungan penuh sepanjang Piala AFF lalu. Walau sayang, timnas Indonesia gagal juara karena kalah dari Thailand pada partai final.

"Dukungan. Atmosfer adalah satu-satunya hal yang bisa Anda rasakan jika Anda di Indonesia," jawab Stefano tentang apa yang paling membuat Indonesia spesial di matanya, dalam wawancara kepada AFC.

"Anda tidak akan pernah menemukan dukungan semacam itu di Eropa, ketika timnas bermain seisi negara bangga," sambung pemain Cambuur FC yang akrab disapa Fano itu.

Musim ini Fano menjalani musim yang cukup manis bersama Cambuur meski gagal promosi ke Eredivisie Belanda. Ia mengungkapkan, Indonesia bakal jadi destinasi terakhir untuk karier sepakbolanya kelak.

"Ya, tentu saja," katanya ketika ditanya peluang main di Indonesia. "Pertama saya ingin fokus di Eropa dan mencapai level tertinggi sebisa mungkin. Namun setelah tiga tahun mungkin saya akan kembali ke Asia karena pada akhirnya saya ingin menyelesaikan karier di Indonesia."

Pada 2015, Fano sebenarnya pernah membela klub asal Indonesia Persija Jakarta. Namun akhirnya kompetisi dihentikan dan ia kembali ke Blenada. "Dukungan dan atmosfer di sana (Indonesia) sangat luar biasa."