Stefano Lilipaly Soal Sepakbola Indonesia, Jepang, Dan Belanda

Fano membeberkan perbedaan antara sepakbola Indonesia, Jepang, dan Belanda.

Gelandang naturalisasi Indonesia Stefano Lilipaly adalah pemain yang berpengalaman bermain di berbagai negara. Mengawali karier profesional di tim senior FC Utrecht, pemain yang akrab disapa Fano itu juga pernah mencicipi kerasnya persaingan di sepakbola Asia.

Salah satunya, dia pernah membela klub asal Jepang Consadole Sapporo pada 2014 lalu. Bahkan, dia juga sempat memperkuat Persija Jakarta pada 2015 lalu. Hanya saja ketika itu, kompetisi sepakbola Indonesia sedang tidak kondusif.

Seperti diketahui, saat itu Indonesia Super League (ISL) 2015 dihentikan di tengah jalan lantaran adanya konflik antara Kemenpora dan PSSI. Hal itu yang membuat Fano harus mengakhiri kerja samanya lebih cepat dengan tim Macan Kemayoran.

Selepas itu, pemain berusia 26 tahun itu memilih kembali ke Belanda untuk bergabung dengan klub Eerste Divisie (kasta kedua liga Belanda), SC Telstar. Berdasarkan pengalamannya itu, dia pun membeberkan perbedaan sepakbola yang dirasakannya ketika bermain di Indonesia, Jepang, dan Belanda.

"Sepakbola Jepang dan Belanda sedikit memiliki persamaan. Hanya saja di Jepang, mereka lebih mengutamakan penguasaan bola, kemudian melakukan serangan tiga atau empat kali. Sedangkan di Belanda, di sana permainan juga menerapkan penguasaan bola, namun selalu menyerang, menyerang, dan menyerang," jelas Fano.

"Tentunya, level sepakbola di Jepang dan Belanda lebih baik dibandingkan Indonesia. Sejak saya ke sini kembali pada 2013, saya melihat sepakbola Indonesia semakin berkembang. Indonesia memiliki banyak talenta muda seperti Evan Dimas. Kami pun banyak memiliki pemain yang bagus di timnas Indonesia saat ini," tambah mantan penggawa Almere City itu.    

Seperti diketahui, Fano saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016. Dia menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang dipanggil pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl untuk Piala AFF tahun ini.

Piala AFF sendiri bakal digelar pada 19 November-17 Desember 2016. Pada ajang itu, Indonesia tergabung di grup A bersama Filipina, Thailand, dan Singapura.