Subangkit Sebut Lini Kedua Gresik United Bagus

Subangkit menyatakan, Sriwijaya FC gagal memberikan tekanan di sektor tengah di babak pertama.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengungkapkan, kegagalan Laskar Wong Kito mendulang angka penuh di Stadion Petrokimia, Rabu (20/8) malam WIB, disebabkan lini kedua Gresik United bermain bagus.

Menurut Subangkit, anak didiknya dianggap kurang melakukan tekanan ke pertahanan Laskar Joko Samudro di babak pertama. Imbasnya, gawang Selsius Gebze harus bobol tiga kali melalui Otavio Dutra, Shohei Matsunaga, dan penalti Pedro Javier. Selain itu, faktor motivasi bertanding juga dianggap memberikan pengaruh.

“Gresik main bagus, utamanya pergerakan second line-nya. Itu yang membuat kami sedikit kesulitan dalam mengembangkan pola permaian di babak pertama,” ungkap Subangkit.

“Motivasi Gresik [United] lebih bagus. Mungkin saja mereka termotivasi untuk lepas dari zona degradasi, sehingga bermain habis-habisan.”

Sriwijaya FC mampu bangkit di babak kedua, dan mulai mengimbangi permainan tuan rumah. Sayangnya, meski mampu tampil lebih bagus, tidak ada satu pun gol yang bersarang di gawang Gresik United.

“Begitu kami kebobolan tiga gol, saya langsung ubah pola permainan dengan memasang dua striker. Buat apa bertahan kalau sudah kebobolan tiga? Tapi memang kami kurang beruntung, banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol terbuang percuma,” beber Subangkit.

Saat disinggung mengenai tidak turunnya beberapa pemain pilar, seperti Lancine Kone, memberikan pengaruh terhadap permainan tim, Subangkit tidak membantahnya. Kone harus menyaksikan perjuangan rekan-rekannya dari tribun penonton, karena menjalani hukuman akumulasi kartu.

“Ketika lawan Persijap [Jepara], kami krisis di sektor pertahanan. Kini lawan Gresik, kami mengalami krisis penyerang. Itulah sepakbola. Apapun harus dihadapi, tidak boleh mengeluh dan pasrah,” tegasnya.

“Semoga di laga selanjutnya [melawan Arema Cronus] kami bisa dapatkan hasil lebih baik. Kuncinya, saya akan motivasi pemain, untuk kembali ke bentuk permainan terbaiknya,” tutup mantan pelatih Persela Lamongan ini. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.