Subangkit Sebut Tiga Laga Tandang Jadi Tantangan Terberat Sriwijaya FC

Pelatih SFC itu pun tak ingin menganggap remeh PBR dan Persib yang akan mereka jamu pada 27 dan 31 Agustus nanti.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG

Sriwijaya FC masih menyisakan lima laga lagi pada putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014. Mereka akan lebih dulu melakoni tiga laga tandang yaitu melawan Persijap Jepara (12/8), Gresik United (20/8), dan Arema Cronus (23/8).

Setelah itu, tim Laskar Wong Kito akan menjamu Pelita Bandung Raya (27/8), dan terakhir akan meladeni Persib Bandung (31/8). Dari lima laga sisa tersebut, pelatih SFC, Subangkit, mengakui tiga laga tandang yang akan mereka jalani itu merupakan tantangan terberat bagi timnya.

"Lawan Persijap kami tidak ada (Abdoulaye) Maiga dan Jecky (Pasarella) karena akumulasi kartu. Lawan Gresik karena mereka ingin lolos dari degradasi pasti motivasi mereka tinggi untuk menang. Arema main di kandang, pasti mereka ngotot walaupun sudah pasti masuk empat besar," jelas Subangkit, kepada Goal Indonesia.

Bisa dibilang, peluang untuk mencuri poin maksimal bisa didapatkan Lancine Kone dan kawan-kawan saat menantang Persijap. Namun begitu, mereka juga tak bisa meremehkan Persijap yang saat ini masih berada di posisi juru kunci wilayah barat. Tentunya, di tengah keterbatasan yang ada Persijap juga tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri, sekaligus menjaga peluang untuk lepas dari zona degradasi.

"Tidak adanya Maiga dan Jecky lawan Persijap pastinya kami kurang pemain belakang. Apalagi Erol belum bisa dipastikan main atau tidak karena masih cedera. Mudah-mudahan saja Erol bisa main nanti," kata mantan pelatih Persiwa Wamena itu.

Di samping itu, pelatih asal Pasuruan ini tetap tak ingin menganggap remeh dua lawan mereka di kandang, yaitu PBR dan Persib. Mengingat, dua tim ini juga bersaing ketat dengan SFC untuk lolos ke babak delapan besar.

"Melawan dua tim ini kami hanya diuntungkan karena bermain di kandang. Tentunya dukungan penonton dan suporter dapat menambah motivasi pemain. Di putaran pertama kami kalah dari Persib. Dan lawan PBR hanya menang tipis," ulas Subangkit.

"Yang jelas, semua lawan ini berat dan patut untuk diwaspadai. Saya harap anak-anak bisa bermain disiplin dan optimistis," pungkasnya. (gk-55)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.