Suharno: Mengalah Tak Ada Dalam Budaya Arema

Suharno membantah tudingan Arema sengaja mengalah dari Semen Padang, agar lebih maksimal saat menghadapi Persib.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Arema Cronus terlihat bersemangat menyambut laga melawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League [ISL], Minggu (25/5). Semangat Arema ditunjukkan oleh gaya pelatih Suharno dalam jumpa pers yang digelar sebelum pertandingan di kantor Arema, Jl Kartanegara 7, Sabtu (24/5).

Mantan pelatih Gresik United itu mengatakan, saat ini kondisi pemainnya sangat bagus. Hal ini tidak lepas dari bisa dimainkannya beberapa pemain pilar yang absen, saat Singo Edan kalah dari Semen Padang, 2-1, dua hari lalu.

Namun, Suharno membantah anggapan, jika laga melawan Semen Padang itu sengaja dia lepas karena mempersiapkan diri melawan Persib.

"Mengalah tidak ada dalam budaya Arema, tidak benar jika kami mengalah. Karena sebelum bermain melawan Semen Padang, pemain yang bisa dimainkan hanya beberapa," tegas Suharno.

"Kami kehilangan Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Gustavo Lopez karena hukuman. Kemudian, Ahmad Bustomi dan Purwaka Yudi mengalami cedera, bahkan I Gede Sukadana yang belum pulih kami mainkan. Jadi, pilihan benar-benar tidak banyak," paparnya.

Suharno menambahkan, hadirnya pemain baru seperti Jimmy Suparno memperkaya kedalaman skuat Arema. Apalagi, rekrutan dari Gresik United itu bisa dimainkan di posisi manapun.

Sementara itu, sebelumnya di tempat yang sama, pelatih Persib, Djajang Nurjaman, mengakui timnya sangat mewaspadai Arema. "Selain bermain di kandang sendiri, Arema terlihat sudah mempersiapkan dengan detail bagaimana untuk mendapatkan kemenangan di laga nanti," urai Djajang. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.