Suharno: Riedl Masih Cari Bentuk Permainan

Pelatih Arema Cronus itu menuturkan permainan skuat Garuda bisa lebih baik lagi.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG
Kesuksesan tim nasional Indonesia membekuk Nepal 2-0, dalam laga uji coba, kemarin, tak lepas dari kontribusi para pemain Arema Cronus. Menyusul, dua gol yang dicetak oleh anak asuh Alfred Riedl disumbangkan oleh dua penggawa Singo Edan, yaitu Samsul Arif dan Hendro Siswanto.

Gol pertama Indonesia merupakan hasil kerja keras Samsul yang melakukan solo run sebelum melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sementara itu, gol kedua timnas juga merupakan buah kerja sama pemain Arema. Aksi menawan Samsul dan Gonzales mampu dikonversikan dengan baik oleh Hendro Siswanto menjadi gol.

Hal ini tak luput dari perhatian pelatih Arema, Suharno. Menurutnya, kerja sama mereka memang sudah terjalin sejak bermain di klub. Namun, terlepas dari semua itu, Suharno menilai yang mencetak gol bukan pemain Arema.

"Yang cetak gol bukan pemain Arema, tapi pemain Indonesia. Memang keduanya berasal dari Arema, tapi mereka adalah pemain timnas. Mungkin mereka termotivasi karena bermain di Malang," tutur Suharno.

Pelatih asal Klaten ini juga turut mengomentari permainan apik yang ditampilkan oleh Samsul Arif. "Samsul cocok main di striker tengah, mau pakai formasi 4-3-3 atau 4-4-2 dia cocok di striker. Cuma kalau bermain di Arema kami punya Gonzales, tapi kadang kami juga pakai Samsul sebagai striker utama," tambahnya.

Meskipun Indonesia sukses meraih kemenangan, namun secara keseluruan Suharno menilai permainan skuat Garuda bisa lebih baik lagi. "Saya melihat Riedl masih mencari bentuk permainan. Saya kira dia masih mencari komposisi terbaik di posisi striker, sayap, dan gelandang. secara formasi juga berbeda di babak pertama pakai 4-3-3, babak kedua pakai 4-4-2. Mungkin Riedl sedang mencari formasi yang tepat," pungkas Suharno. (gk-57)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.