Suharno Tagih Janji Menpora

Juru taktik Singo Edan ini mempertanyakan bentuk tanggung jawab Menpora setelah FIFA memberikan sanksi.

Pelatih Arema Cronus Suharno menunggu realisasi menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menyatakan bakal bertanggung jawab jika sanksi FIFA diturunkan.

Sebelumnya, Menpora menyampaikan keyakinan Indonesia tidak akan terkena sanksi FIFA. Sekalipun akhirnya disanksi, Menpora siap bertanggung jawab, tanpa merinci bentuknya. Karena itu, Suharno mempertanyakan bentuk tanggung jawab politisi PKB tersebut.

“Dulu banyak pihak yang menyatakan jika sanksi FIFA itu adalah ancaman yang dibuat oleh PSSI, sehingga membuat Menpora siap bertanggung jawab. Kini sanksi sudah diturunkan kepada Indonesia. Jadi, sekarang ini Menpora akan bertanggung jawab seperti apa?” tanya Suharno.

Pria asal Klaten itu menambahkan, ia banyak menerima kabar para pemain, ataupun pelatih banyak yang menganggur. Bahkan, beberapa diantaranya beralih profesi, seperti menjadi penjual batu akik, penjual jus, dan lain sebagainya agar bisa menjalani kehidupan.

“Jadi saat ini realisasi dari janji Menpora itu memang ditunggu oleh pelaku sepakbola,” tegasnya lagi.

Pelatih berusia 55 tahun itu juga menyatakan, tanpa kompetisi, sangat susah menjalani kehidupan sebagai pesepakbola di Indonesia. Karena itu, Suharno menginginkan agar kompetisi bisa diputar sekalipun ada sanksi FIFA.

“Saya kok melihat tidak ada yang benar, atau salah, dalam perseteruan antara PSSI dengan Menpora. Untuk kebaikan sepakbola nasional, kedua petinggi itu memang harus bersinergi, dan bekerja sama,” imbuh Suharno.

“Pemain memang banyak berkeluh kesah soal ini, tetapi sebagai pelatih kami menghiburnya, dan memberikan semangat.” (gk-48)

Topics