Surat Mengharukan Pelatih Crotone Untuk Anaknya

Pelatih Crotone, Davide Nicola, menulis surat mengharukan untuk anaknya yang telah berpulang tiga tahun lalu.

Pelatih Crotone, Davide Nicola, memenuhi nazarnya dengan bersepeda sejauh 1.300 kilometer dari Crotone ke Turin, setelah sukses menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi musim ini.

Selain untuk memenuhi nazar eksentriknya, aksi Nicola ini juga sebagai kampanye menggalang dana untuk korban kecelakaan di jalan raya. Patut diketahui bahwa pada 2014 lalu satu dari empat anak Nicola yang masih berusia 14 tahun, Alessandro Nicola, tewas akibat jadi korban kecelakaan jalan raya kala tengah bersepeda.

Jelang melakukan aksinya tersebut plus sebagai rasa syukur kesuksesan salvezza [selamat dari degradasi], Nicola kemudian menulis surat mengharukan untuk anaknya di akhirat. Kata-katanya yang begitu dalam menjadikan buah tulis juru taktik 44 tahun itu jadi viral di Italia.

"Untuk cintaku. Saya tak tahu di mana kamu, saya tak tahu apa yang sedang kamu lakukan. Mungkin kamu sekarang ada di awan di atas saya, pada malam ketika saya tengah berlari melalui lampu jalanan. Atau mungkin kamu tepat berada di sampingku," buka Nicola, seperti dikutip Italian Football TV.

"Sebenarnya saya selalu berpikiran positif bahwa kamu selalu berada di sampingku. Kita bertarung bersama tahun ini, meski kita tahu itu sangat sulit. Hari ini saya benar-benar sadar bahwa kamu selalu bersamaku.

"Kamu memberi saya kekuatan untuk terus bertarung, walau pertempuran ini terlihat mustahil. Namun keteguhan dan determinasi membuat segala yang mustahil jadi mungkin. Ya, tidak ada yang tidak mungkin.

"Ale, ini bukanlah kemenangan saya, tapi kemenangan kita. Sama seperti saat kita membawa Livorno promosi ke Serie A Italia lalu. Saya akan bahagia jika bisa kembali merayakannya denganmu, melihat matamu, melihat indahnya senyumu, dan memegang tanganmu untuk berlari, berselebrasi.

"Semua yang saya lakukan hanya untukmu, segala hal yang saya capai adalah karenamu, semua kemenangan yang saya raih merupakan milikmu, dan semua mimpi saya adalah kepunyaanmu.

"Saya selalu berharap hati saya terus melanjutkan perjuangan untukmu, karena dengan itu kamu akan selalu hidup di sampingku," pungkasnya.

 

Topics