Suriah U-23 Permalukan Timnas Indonesia

Timnas senior minim mendapatkan peluang emas dibandingkan Suriah sepanjang 90 menit.

Hasil pahit harus diterima timnas Indonesia setelah dipaksa menelan kekalahan dengan skor tipis 1-0 dari Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (18/11) malam WIB, dalam pertandingan uji coba.

Ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun bagi Indonesia dari tim yang sama setelah sebelumnya timnas U-23 takluk 3-2. Pada pertandingan ini, pelatih timnas senior Luis Milla memberikan kesempatan kepada Ilija Spasojevic menjalani debutnya untuk Indonesia, sehingga total delapan pemain senior yang diturunkan.

Babak pertama

Walau bermain di kandang, Indonesia mengawali pertandingan dengan lamban, sehingga tidak ada gebrakan yang dilakukan ke pertahanan lawan. Sebaliknya, Suriah bermain lebih agresif.

Permainan agresif Suriah sudah menebar ancaman ketika laga berjalan sembilan menit. Ahmad Al Ghalab yang muncul dari belakang untuk menyambut umpan sundulan langsung melepaskan tendangan keras, beruntung bisa ditepis kiper Andrytani Ardhiyasa, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.

Indonesia mencoba membalas ancaman yang diberikan Suriah. Hanya saja, serangan yang lebih sering dibangun melalui sektor sayap dapat dipatahkan barisan belakang Suriah dengan mudah.

Peluang diperoleh tuan rumah pada menit ke-38 untuk membuka keunggulan. Andik Vermansah memberikan umpan matang kepada Boaz Solossa, tapi tendangan kapten tim Indonesia ini masih melambung.

Selang tiga menit kemudian, Gavin Kwan Adsit mencoba peruntungan dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayangnya, sepakan Gavin melayang tipis di atas mistar gawang. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Permainan Indonesia dan Suriah tidak mengalami perubahan di babak kedua. Indonesia yang mencoba memecahkan kebuntuan kerap menemui kesulitan menembus pertahanan tim tamu.

Sebaliknya, Suriah yang tetap memeragakan permainan agresif mendapatkan peluang untuk mengubah papan skor pada menit ke-62. Namun Ahmad Al Ahmad terlambat menyambut umpan yang dilepaskan rekannya di depan gawang, sehingga jala Andritany masih tetap belum bisa dibobol.

Selang lima menit kemudian, giliran Febri Hariyadi yang mendapatkan peluang untuk mengubah papan skor. Menerima umpan dari Boaz, Febri menggiring bola hingga masuk ke kotak penalti, tapi sepakannya melebar di sisi kanan gawang.

Setelah itu, Andritany harus berjibaku menjaga gawangnya dari ancaman pemain Suriah. Selepas menepis tendangan Ahmad pada menit ke-72, Andritany kembali harus bekerja keras memblok sepakan Ahmad selang tujuh menit kemudian.

Namun gawang Andritany akhirnya berhasil dibobol Suriah pada menit ke-84. Berawal dari sepak pojok, bola disundul pemain Suriah yang jatuh ke kaki Mouhamade Anez. Setelah mengecoh bek Indonesia, Anez selanjutnya melepaskan tendangan yang tak bisa dijangkau Andritany yang mengakibatkan Indonesia tertinggal 1-0.

Indonesia mencoba memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Setelah sepakan Boaz dapat diamankan Ahmad Kanaan, kiper Suriah itu memblok tendangan bebas Septian David Maulana di masa injury time. Skor 1-0 untuk kemenangan Suriah bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Andritany Ardhiyasa; Ricky Fajrin, Fachruddin Aryanto, Ahmad Jupriyanto, Gavin Kwan Adsit, Bayu Pradana, M Taufiq, Boaz Solossa, Andik Vermansah, Febri Hariyadi, Ilija Spasojevic.
Cadangan: Awan Setho Raharjo; I Putu Gede Juni Antara, M Hargianto, Ilham Udin Armayn, Andi Setyo Nugroho, Ryuji Utomo, Hanif Sjahbandi, Septian David Maulana, Osvaldo Haay, M Arfan, Miftahul Hamdi, Saddil Ramdani.

Pelatih: Luis Milla

Suriah U-23: Ahmad Kanaan; Mhd Fares Arnaout, Abdullah Iniat, Zakria Hannan,  Ahmad Ashkar, Ahmad Alghalab, Mouhamad Anez, Yousef Al Hamwi, Mohamad Zeid Ghrir, Abd Ar Rahman Barakat, Moumen Naji.
Cadangan: Mhd Yazen Ourabi, Talal Al Housin; Jihad Busmar, Ahmad Al Ahmad, Mhd Raafa T Mouhtadi, Mhd Rabe Sror, Khaled Kurdaghli.

Pelatih: Hussein Afash