Tak Akan Ada Lagi Ballon D'Or Untuk Cristiano Ronaldo

Dengan usia yang semakin bertambah, kapabilitas mencetak gol yang sedikit menurun, dan kemampuan mempengaruhi pertandingan yang tak lagi signifikan, Ronaldo mungkin harus puas dengan tiga Ballon d'Or saja.

Ballon D'Or 2015 menjadi kans terakhir bagi Cristiano Ronaldo meraih penghargaan pemain terbaik FIFA tersebut. Tapi, di ajang penghargaan itu saja, keberadaannya sebagai satu dari tiga finalis sudah dipertanyakan kepantasannya.

Tetap harus diakui, Ronaldo akan selalu menjadi pencetak gol terbaik sepanjang sejarah sepakbola. Lihat saja torehan golnya sejauh ini.

Di La Liga Spanyol musim ini saja Ronaldo masih bercokol di jajaran topskor terbaik dengan 14 gol, satu gol di bawah duo Barcelona, Neymar dan Luis Suarez. Sedangkan di Liga Champions, 11 gol berhasil dilesakkannya hanya di enam laga fase grup musim ini.

Itu berarti ada 25 gol yang sudah disarangkannya dalam 25 laga bersama Real Madrid di musim ini. Namun demikian, kualitasnya dipertanyakan.

Catat saja, empat dari 11 golnya di Liga Champions dilesakkan saat melawan tim medioker Eropa Malmo FC. Sementara di La Liga, Ronaldo tertolong dengan lima golnya ke gawang Espanyol, yang sama sekali tak sebanding dengan Real Madrid.

Sementara ketika menghadapi tim yang secara kualitas memiliki level yang kurang lebih sama, atau setidaknya masuk jajaran 20 tim terbaik Eropa, Ronaldo mengalami kesulitan menunjukkan performa terbaiknya. Pemain Portugal tersebut kesulitan mencetak gol saat menghadapi Barcelona, Atletico Madrid, Sevilla dan Valencia, dan dua laga melawan Paris St Germain.

Ada yang membela Ronaldo dengan menilai performanya juga tak dibantu oleh penampilan keseluruhan Real Madrid, yang di era Rafael Benitez kesulitan untuk mengembangkan diri. Namun ada harapan ketika tongkat estafet kepelatihan berpindah ke Zinedine Zidane, walaupun juga ada nada pesimistis.

Guillem Balague, analis sepakbola Spanyol yang menulis biografi Ronaldo, mengatakan: "Ia berada di tim yang tidak dibentuk, tidak memiliki bentuk dan hal itu membuat mereka tak bisa bersaing untuk gelar juara."

"Ia juga pantas disalahkan karena itu sebab Ronaldo ingin tim bermain untuknya. Lionel Messi juga demikian, tapi ia memiliki pemain yang memiliki kerelaan untuk melakukannya. Cristiano tidak."

Dan dengan usia yang terus bertambah, tahun ini berusia 31 tahun, tim yang lagi tak berharap banyak pada dirinya, Ronaldo mungkin sudah harus melupakan ambisi untuk menggenapkan perolehan Ballon D'Or miliknya menjadi empat.