Talaohu Abdul Mushafry Tunggu Kepastian Dari Sriwijaya FC

Mushafry akan mengungkapkan kelanjutan kariernya setelah mendapat kepastian dari Sriwijaya FC.

LIPUTAN   ALDI FATHIR     DARI   PALEMBANG   

Penyerang sayap Talaohu Abdul Musafry mengaku masih menunggu keputusan manajemen Sriwijaya FC sebelum memastikan kelanjutan kariernya di musim mendatang, kendati sudah didekati tiga klub.

Manajemen Sriwijaya FC hingga kini belum memastikan pemain yang dipertahankan, maupun dilepas untuk musim depan. Manajemen terlebih dulu ingin menentukan pelatih kepala.

SIMAK JUGA: SFC Minta Kejelasan Regulasi Pemain Asing

Mushafry mengatakan, tiga klub dari kasta tertinggi sudah menjalin komunikasi, tapi belum satu pun yang ia berikan jawaban. Namun pemain berusia 30 tahun ini enggan membeberkan nama klub yang ingin meminang dirinya.

“Kalau yang kontak tanya-tanya memang ada. Satu dari Kalimantan, dan dua dari pulau Jawa. Mohon maaf belum bisa saya sebutkan timnya sekarang,” ujar Mushafry.

“Yang jelas saya juga belum memberikan jawaban untuk tim ini lantaran satus saya sekarang masih pemain Sriwijaya FC. Saya masih menerima gaji dari SFC, karena kontrak saya sampai Februari 2017.”

SIMAK JUGA: Bos SFC Redam Spekulasi Bursa Pemain

“Kalau bicara menit main, sangat minim. Tetapi saya selalu berikan yang terbaik saat diberi kepercayaan pelatih. Saya bisa berikan lebih baik seandainya menit saya lebih banyak. Tapi itu semua keeenangan pelatih.”

“Saya memang sudah di atas 30 tahun. Tetapi untuk kulitas, saya masih bisa bersing. Jadi enggak usah takut main di mana saja.”

Sementara itu, manajemen Sriwijaya FC kembali menegaskan belum mengumumkan hasil evaluasi, sehingga tak bisa memastikan pemain yang dipertahankan atau dilepas. Hasil evaluasi akan disampaikan presiden klub Dodi Reza Alex Noerdin secara langsung .

SIMAK JUGA: Sriwijaya FC Lepas Pemain Yang Tak Betah

“Keputusan resmi baru akan diumumkan setelah kontrak selesai pada akhir Februari, dan itu juga ranahnya presiden klub, baru dikatakan resmi. Kami juga ingin menjaga keharmonisan tim. Bisa saja semua tim masih tetap dipertahankan,” tegas manajer Nasrun Umar.

“Setelah hasil final, baru didapatkan yang akan diputuskan langsung oleh bapak presiden.” (gk-70)