Tanggapi Perpisahan Francesco Totti Dengan AS Roma, Zdenek Zeman: Itu Bukan Perayaan Tapi Pemakaman

Menurut mantan pelatih Roma itu, Totti masih ingin bermain dan merupakan suatu tragedi jika ia dipaksa pensiun oleh klubnya.

Mantan pelatih AS Roma yang kini menangani Pescara Zdenek Zeman berpendapat Francesco Totti sebenarnya belum siap pensiun, dan merupakan suatu tragedi jika pihak klub memaksanya berhenti.

Totti telah memberikan salam perpisahan yang mengharukan kepada Roma di Stadio Olimpico usai melakoni laga pekan terakhir Serie A Italia 2016/17 kontra Genoa, Minggu (28/5). Laga tersebut menjadi terakhir kalinya pemain berusia 40 tahun itu bermain untuk Giallorossi setelah 25 tahun menghabiskan karirnya di sana.

Sang pemain belum memutuskan untuk pensiun setelah menjalani laga tersebut. Menurut Zeman, yang pernah melatih Roma pada 2012/13, Totti masih memiliki hasrat untuk bermain sedangkan pihak klub cenderung memaksa sang kapten untuk pensiun.

"Saya tidak melihat itu sebagai suatu perayaan, tapi sebagai pemakaman," ujar Zeman kepada Sky Sport Italia.

"Jika sang pemain telah memutuskan untuk gantung sepatu, maka itu hal yang berbeda, tapi jika dia tidak membuat keputusan untuk pensiun, maka itu adalah suatu tragedi."

"Saya pikir Totti masih ingin bermain dan dia masih mencintai sepakbola. Dia suka bergurau, tapi dia masih bisa berlari dengan sangat baik. Saya tidak melihatnya siap menggunakan jas dan dasi di Trigoria [tempat latihan Roma]."

"Sayangnya dia tidak akan bisa bermain lagi di Italia, karena dia tidak akan pernah mau menghadapi Roma. Jika dia pergi ke luar negeri, tentu itu untuk tim yang sesuai dengan standarnya," kata pelatih asal Ceko berusia 70 tahun itu.