Teja Paku Alam Dinilai Belum Siap Mental

Pelatih kiper Sriwijaya FC menilai Teja Paku Alam juga masih kalah pengalaman dibandingkan dua penjaga gawang lainnya.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG
Pelatih kiper Sriwijaya FC Haryono mengungkapkan, salah satu penjaga gawang Laskar Wong Kito, Teja Paku Alam, dinilai belum siap mental untuk mengarungi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Teja harus bersaing dengan Dian Agus Prasetyo dan Yogi Triana untuk mendapatkan menit bermain. Dian Agus sudah mendapat kepercayaan pelatih Benny Dolo di sejumlah laga pramusim. Sedangkan Yogi dan Teja hanya menjadi pelapis.

Menurut Haryono, kesempatan bermain untuk kedua penjaga gawang muda ini tak terlepas dari kesiapan mental mereka. Siapa yang punya mental baik, maka pemain tersebut yang diturunkan.

“Sebenarnya kalau dilihat dari teknik ketiga kiper ini, mereka sama saja. Tapi, memang mental yang baik sangat diperlukan ketika sudah main di ISL. Nah kalau kita lihat, Teja masih belum, dia masih butuh jam terbang lebih banyak untuk mengasah mentalnya. Ini cuma kalah pengalaman saja,” tutur Haryono.

Menjadi kiper ketiga membuat peluang Teja bisa dikatakan sangat kecil. Namun begitu, peluang bermain kiper asal Padang ini tetap terbuka, dengan catatan Teja harus melalui proses panjang dalam menyiapkan mental yang baik.

Haryono menambahkan, selain kalah pengalaman dari Yogi yang lebih dulu eksis di kancah ISL bersama Persita Tangerang musim lalu, Teja juga kalah tinggi dari postur tubuh.

“Yogi punya jangkauan lebih jauh karena posturnya yang lebih tinggi. Yogi juga sudah banyak pengalaman, karena sering bermain di ISL, dan juga memperkuat timnas [U-23]. Intinya, seorang pemain dikontrak klub itu jangan mikir main atau tidak, tetapi berlatihlah secara maksimal. Karena kami pelatih tidak menutup mata,” jelas Haryono.

Menanggapi hal ini, Teja yang dihubungi Goal Indonesia mengaku tak terlalu memikirkan soal kesempatan mentas di ISL 2015. Bagi Teja, tugasnya sebagai pemain muda adalah fokus berlatih, dan banyak belajar dari senior.

“Tak ada masalah soal diturunkan, atau tidak. Yang penting sekarang fokus latihan dan semangat. Fokus belajar lebih banyak sama senior, belajar, belajar, dan belajar,” ungkap jebolan SFC U-21 itu kepada Goal Indonesia. (gk-55)

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.