Terbentur Perda, Madura United Hijrah Ke Bangkalan

Pemkab Pamekasan mempunyai Perda pelarangan kegiatan keramaian berbau hiburan dan permainan selama bulan puasa.

Pelarangan menggelar keramaian sepanjang bulan Ramadan di Kabupaten Pamekasan membuat Madura United memilih Stadion Gelora Bangkalan sebagai markas mereka untuk dua laga kandang Liga 1 2017.

Media officer Madura United Tabri Munir mengatakan, pelarangan keramaian sepanjang ramadan tertuang dalam peraturan daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan Nomor 5 tahun 2014 tentang kegiatan selama Ramadan, sehingga mereka tidak bisa menggelar pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

Menurut Tabri, pasal 2 ayat 3 di Perda itu berbunyi setiap orang dilarang membuka tempat hiburan, permainan, dan/atau kegiatan lain yang sejenis selama Ramadan, karena dapat mengganggu ketenteraman pelaksanaan ibadah.

Madura United dijadwalkan menjamu Persegres Gresik United, Kamis (1/7) malam WIB, dan dua pekan kemudian menerima kedatangan Semen Padang.

“Kami terpaksa pindah kandang, karena di Pamekasan ada ketentuan yang melarang adanya kegiatan keramaian selama bulan suci Ramadan,” kata Tabri dilansir laman Antara.

“Untuk laga melawan Persegres dan Semen Padang akan kami gelar di Bangkalan.”