Terlalu Cepat Turunkan Timnas U-19 Untuk Piala AFF 2014

Irfan Bachdim menilai di timnas senior juga sudah banyak pemain muda potensial.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Timnas Indonesia di bawah pelatih Alfred Riedl memang sedang dalam masa persiapan menuju Piala AFF 2014. Pada ajang itu, Riedl ditargetkan bisa membawa timnas menjadi juara event dua tahunan itu untuk pertama kalinya.
Melihat target tinggi yang dibebankan kepadanya, Riedl mulai menyusun kerangka tim sejak Maret lalu. Beberapa pemain yang dianggapnya terbaik pun dipanggil tanpa pandang usia. Mulai dari yang sudah berumur seperti Cristian Gonzales, Firman Utina, maupun Hamka Hamzah, hingga pemain muda usia seperti Irsyad Maulana, Manahati Lestusen, atau Alfin Ismail Tuasalamony.
Persaingan untuk masuk ke skuat Garuda pun menjadi lebih ketat. Hal itu diakui oleh penggawa Ventforet Kofu, Irfan Haarys Bachdim. Irfan sendiri saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan menit bermain di klubnya. Itu supaya mendapatkan panggilan dari pelatih asal Austria tersebut.
Di samping itu, pemain berusia 25 tahun tersebut mengakui Indonesia banyak memiliki para pemain muda berbakat untuk timnas.
"Banyak pemain muda yang bagus. Sudah ada sebutan 'golden generation' untuk para pemain U-19. Tapi, Piala AFF mungkin terlalu cepat bagi mereka. Di timnas senior pun sudah banyak pemain muda potensial," papar Irfan, saat diwawancarai saluran televisi berbayar Waku-Waku.
Seperti diketahui, timnas U-19 saat ini memang sedang jadi perbincangan dan idola baru bagi masyarakat pecinta sepakbola nasional. Menyusul, prestasi mereka yang mampu menjuarai Piala AFF U-19 2013, serta lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober nanti.
Pada ajang itu, skuat yang dilatih Indra Sjafri tersebut ditargetkan minimal bisa menembus empat besar, sekaligus mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia U-20 2015.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.