Terungkap, Alasan Ronaldo Pilih Model Rambut Kuncung

Sang penyerang legendaris menceritakan kisah di balik rambut uniknya yang menggemparkan Piala Dunia 2002.

Sekitar 16 tahun lalu, model rambut kuncung mendadak menjadi tren. Banyak orang di dunia yang memutuskan untuk memangkas habis rambutnya dan cuma menyisakan sedikit rambut di ujung depan kepala. Hanya ada satu alasan untuk menjelaskan fenomena ini: Ronaldo.

Ya, bintang Brasil itu menjadi trendsetter berkat rambut kuncungnya yang mencolok di gelaran Piala Dunia 2002. Dengan rambut tak lazim itu, Ronaldo mampu menginspirasi keberhasilan negaranya merengkuh titel juara dunia di Jepang dan Korea Selatan, termasuk mencetak dua gol di partai final melawan Jerman.

Publik tentu bertanya-tanya, apa alasan Ronaldo di balik pemilihan rambut kuncungnya itu. Eks penyerang Inter Milan ini mengungkapkan, ia memang sengaja memilih rambut model unik ini untuk mendistraksi komentar orang-orang tentang cederanya.

“Orang-orang selalu membicarakan cedera saya,” buka Ronaldo di sela-sela sebuah acara yang digelar mantan klubnya, Real Madrid, di Melbourne, Australia, Rabu (20/3).  

“Lalu, saya memutuskan untuk mencukur rambut saya dan meninggalkan sisa kecil di ujung kepala. Ketika saya berlatih, orang-orang melihat saya dengan model rambut yang jelek. Mereka pun membicarakan rambut saya dan melupakan cedera saya.”

“Itu membuat saya bisa kalem dan fokus dalam berlatih. Jujur, saya tidak bangga dengan model rambut itu karena bentuknya yang aneh. Tetapi itu adalah cara yang bagus untuk mengalihkan topik pembicaraan,” katanya.

Ronaldo 2002 World Cup final

Sayangnya, sejak Ronaldo si rambut kuncung membawa Brasil merebut trofi Piala Dunia kelima, Selecao belum pernah merasakan kejayaan itu lagi. Meski demikian, Ronaldo yakin dengan potensi timnas Brasil saat ini untuk sukses di Piala Dunia 2018.

“Saya harap Brasil bisa menjadi juara. Saya sangat optimistis. Dalam dua tahun terakhir, ada banyak perubahan positif di Brasil terutama berkat hadirnya pelatih baru [Tite],” imbuhnya.