Terungkap, Inilah Alasan Pep Guardiola Depak Joe Hart

Pep Guardiola dinilai senang menyingkirkan pemain-pemain menonjol yang bisa menggangu 'eksistensi' dirinya.

Mantan bintang Manchester City Andy Hinchcliffe merasa jika manajer Pep Guardiola tak ingin kata-katanya tak dihargai oleh pemain dengan nama besar di klub tersebut. Dalam hal ini, Joe Hart.

Makanya, di musim panas lalu, eks pelatih Barcelona ini menyingkirkan Hart lalu kemudian mengangkut Claudio Bravo dari mantan klubnya tersebut. Hart sendiri dipinjamkan ke Torino sepanjang musim 2016/17.

Hinchcliffe menilai, Pep adalah tipe pelatih yang tak ingin ada anak-anak didiknya membangkang hanya karena dia punya pengaruh di klub tersebut. Inilah yang mendasari Pep mendepak Hart.

"Saya merasakan dugaan seperti itu. Pep membuat keputusan dengan sangat cepat ketika dia datang di klub ini," ujar Hinchcliffe kepada Sky Sports.

"Dia telah melakukan hal ini di klub lain sebelumnya. Ada beberapa pemain dengan nama besar hengkang karena sang manajer ingin kata-kata dia menjadi satu-satunya yang terdengar di ruang ganti dan kata-kata dia adalah bagaimana semestinya didengar."

"Namun, Anda harus berhati-hati karena Anda tidak ingin menyingkirkan pemain yang sangat bagus atau kiper yang sangat bagus, yang bisa memberi pengaruh positif."

"Namun, betapa cepat akhirnya Guardiola membuat keputusan itu. Dia tidak ingin Joe Hart berada di sekitar posisi dia. Itu mengejutkan saya. Saya tidak melihat, Joe Hart akan menjadi kiper Manchester City di masa depan."

"Namun yang berdiri sekarang, Joe Hart adalah kiper terbaik dari tiga [Bravo dan Willy Caballero], namun saya tidak melihat dia akan memainkannya musim depan," pungkas sang legenda klub.