Thiago Motta: Sedih Lihat Monaco Juara

Motta siap membalas kegagalan di Liga dengan menyabet gelar Coupe de France akhir bulan ini.

OLEH   DEWI AGRENIAWATI

Penggawa Paris Saint-Germain Thiago Motta tak dapat menyembunyikan kesedihan setelah Monaco mengklaim gelar Ligue 1 Prancis, namun ia bertekad membayar kegagalan liga di partai final Coupe de France. 

PSG merajai Ligue 1 selama empat musim beruntun, namun mereka kini harus mengakui keunggulan Monaco, yang sukses menyegel titel dengan kemenangan 2-0 atas Saint-Etienne pada Rabu, dengan keunggulan enam poin sebelum laga terakhir weekend ini. 

Kini, pemain 35 tahun tersebut berambisi menjadikan laga final Couep de France kontra Angers pada 27 Mei sebagai ajang membalas kegagalan di liga. 

SIMAK JUGA: Menyongsong Kerajaan Baru Monaco

“Tentu saja ini menyakitkan. Kemenangan Monaco adalah kekalahan kami,” katanya. 

“Pertarungan Liga berimbang, tapi Monaco lebih konsisten ketimbang kami. 

“Mereka harus diberikan selamat, mereka tim terkuat, mereka pantas mendapatkan titel. 

“Kami harus memanfaatkan final Coupe de France. Kami memiliki peluang merebut rekor sepuluh gelar milik Marseille. Ini adalah insentif, tapi yang terpenting adalah memenangkan gelar. Untuk suporter dan untuk kami, ini sebuah motivasi tambahan untuk pergi dan mendapatkan trofi tersebut.”