Thierry Gathuessi: Kami Tidak Boleh Kalah Dari Persib!

Bek Arema itu mengakui sudah banyak belajar dari kekalahan mereka di pertemuan pertama.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Pertemuan Arema Cronus melawan Persib Bandung di putaran pertama Indonesia Super League [ISL] 2014 menjadi hari yang tidak mengenakkan bagi pemain Arema. Unggul dua gol saat babak pertama, Singo Edan akhirnya harus mengakui keunggulan Maung Bandung dengan skor 3-2. Itu merupakan kekalahan pertama yang harus diderita skuat yang dilatih Suharno tersebut pada musim ini.

Salah satu pemain Arema yang masih ingat betul dengan kekalahan itu adalah Thierry Gathuessi. Tak heran, pemain Kamerun berpaspor Prancis ini sangat menantikan pertemuan kedua melawan Persib di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (25/5) nanti.

"Ya, sebagai pemain belakang, saya mungkin saat itu kurang konsentrasi untuk menghalau serangan mereka. Sehingga bisa kebobolan tiga gol di babak kedua," kata pemain berusia 32 tahun itu kepada Goal Indonesia.

Dia pun mengakui Persib memiliki banyak pemain berbahaya di lini depan seperti Djibril Coulibaly, Ferdinand Sinaga, maupun Tantan. "Kami sudah belajar banyak dari pertemuan pertama. Yang jelas, kami tidak boleh kalah dari Persib. Caranya, dengan bermain konsentrasi penuh besok," tambah mantan penggawa Sriwijaya FC itu.

Arema yang bertindak sebagai tuan rumah dianggap oleh pemain yang pernah membela timnas Kamerun itu punya keuntungan. Terlebih, saat ini para pemain Arema memiliki motivasi berlipat untuk menebus kekalahan saat menjamu Semen Padang, Rabu (21/5).

"Kekalahan melawan Semen Padang sudah kami lupakan, saat ini pemain dan pelatih sudah fokus untuk melawan Persib." tutupnya. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.