Tiga Blunder Singkirkan Pusamania Borneo FC

Kesalahan fatal yang dilakukan kiper dan barisan belakang membuat Pusamania dibekap PS TNI.

Performa buruk Pusamania Borneo FC membuat mereka tersingkir dari perburuan gelar juara turnamen Piala Bhayangkara usai digasak PS TNI 3-0 dalam lanjutan Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (22/3) sore WIB.

Kekalahan itu membuat Pusamania makin terbenam di dasar klasemen tanpa raihan poin di tiga pertandingan. Sebaliknya, PS TNI yang di laga perdana menelan kekalahan membuka asa lolos ke semi-final.

Babak pertama

Pusamania yang membutuhkan kemenangan untuk membuka peluang lolos ke empat besar menerapkan permainan agresif demi mendapatkan gol. Tapi tidak mudah bagi Pusamania menembus pertahanan solid PS TNI.

Bahkan, gawang Pusamania sudah kebobolan pada menit ke-15. Blunder kiper Galih Sudaryono dalam mengantisipasi umpan lambung mampu dimanfaatkan Wawan Febrianto untuk membuka keunggulan PS TNI.

Pusamania yang mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan menemui jalan buntu. Penyelesaian akhir yang buruk, dan solidnya barisan pertahanan PS TNI membuat kiper Guntur Pranata tidak bekerja terlalu keras.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Pusamania kebobolan untuk kali kedua di menit ke-31. Kesalahan dua pemain belakang Pusamania akibat miskomunikasi berhasil dimanfaatkan Tambun Naibaho guna menggandakan keunggulan anak asuh Edy Syahputra.

Unggul dua gol membuat PS TNI makin percaya diri. Serangan beruntun ditujukan ke sektor belakang Pusamania, tapi tidak membuahkan hasil. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua

Permainan PS TNI dan Pusamania tidak mengalami perubahan di awal babak kedua. Pusamania masih menemui kesulitan untuk mengembangkan permainan. Beberapa kali serangan mereka dapat dipatahkan dengan mudah oleh barisan belakang lawan.

Di lain sisi, PS TNI tidak mengendurkan serangan mereka, kendati telah mengungguli lawannya dengan dua gol. Namun kembali penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka tidak mampu mengubah papan skor.

Kesalahan fatal kembali membuat gawang Pusamania kebobolan di menit ke-72. Galih gagal mengantisipasi tendangan Aldino yang tidak terlalu keras, sehingga bola tidak bisa tertangkap dengan sempurna. Wawan pun memanfaatkan untuk membawa PS TNI unggul 3-0. Akibatnya, Galih pun ditarik keluar, dan digantikan kiper muda Nadeo.

Permainan Pusamania baru mengalami perbaikan sepuluh menit menjelang laga berakhir. Peluang diperoleh Terens Puhiri pada menit ke-86 ketika menyambar bola muntah sepakan Rizky Pora yang diblok Guntur. Namun kiper PS TNI itu sukses menggagalkan upaya Terens.

Pusamania akhirnya hanya bisa memperkecil kekalahan menjelang laga berakhir melalui eksekusi penalti Ponaryo Astaman. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran terhadap Sandi Darma Sute. Skor akhir 3-1 pun menutup pertandingan.

Topics