Timnas Indonesia U-19 Tertahan Di Kediri

Dalam pertandingan berdurasi 2x35 menit itu timnas U-19 mendapatkan perlawanan sengit dari Persik U-21.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Timnas Indonesia U-19 kembali menemukan perlawanan sengit dalam tur Nusantara Jilid II. Kali ini, giliran Persik Kediri U-21 yang berhasil mengimbangi mereka tanpa gol di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (4/7) malam.

Ini merupakan hasil imbang kedua yang didapatkan Indonesia U-19 dalam tur Nusantara Jilid II. Sebelumnya, mereka bermain imbang 1-1 dengan Pra PON Jawa Barat, 27 Juni lalu.

Laga ini sendiri berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, pertandingan ini hanya berlangsung dalam durasi 2x35 menit.

Babak pertama

Indonesia U-19 langsung tampil menggebrak sejak menit awal pertandingan. Beberapa kali, skuat yang dilatih Indra Sjafri itu mampu merepotkan pertahanan tim Persik U-21.

Namun rapatnya pertahanan Persik U-21 mampu meredam kolektivitas yang diperagakan Indonesia U-19.

Memasuki menit ke-15, Persik U-21 mulai mencoba keluar tampil menyerang. Skuat yang dilatih Alfiat ini beberapa kali bisa membuat Ryuji Utomo dan kawan-kawan kewalahan dalam menahan gempuran mereka. Bahkan, tak jarang Ilham Udin Armaiyn sampai harus turun jauh ke belakang untuk membantu pertahanan.

Peluang emas dimiliki pemain Persik, Khadafi, melalui tendangannya. Namun masih bisa digagalkan kiper Indonesia U-19, Awan Setho Raharjo. Tiga menit berselang, giliran Muhammad Hargianto yang memberikan ancaman melalui tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Sayang, tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Persik U-21.

Begitu pula, tendangan bebas Muchlis Hadi Ning Syaifulloh pada menit ke-25 masih bisa ditepis kiper Persik, Achmad Fahmy. Namun empat menit kemudian, Persik kembali memberikan ancaman lewat sundulan salah satu pemain mereka yang membentur tiang gawang.

Namun hingga wasit Prasetyo Hadi meniup peluit tanda babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Persik U-21 tampil menekan lebih dulu. Namun masih mampu dipatahkan barisan pertahanan Indonesia U-19. Indonesia U-19 sendiri kembali mendapatkan peluang emas di menit ke-38.

Adalah Septian David Maulana yang berhasil menyundul umpan tendangan bebas Evan Dimas di depan gawang. Tapi, masih bisa ditepis Achmad Fahmy. Achmad kembali menunjukkan aksinya saat menggagalkan peluang yang dimiliki Muchlis Hadi Ning.

Begitu pula, tendangan keras dari dalam kotak penalti Yabes Roni Malaifani yang meneruskan umpan silang Ilham Udin Armaiyn juga masih bisa digagalkan Achmad.

Tapi, kubu tuan rumah tak tinggal diam. Memasuki pertengahan babak kedua, mereka kembali melancarkan serangan. Salah satu peluang emas yang dimiliki Persik U-21 tercipta pada menit ke-60.

Beruntung, sundulan pemain Persik di depan gawang masih bisa dihalau Fatchurrohman. Memasuki menit-menit akhir, tim Garuda Jaya kembali mengurung pertahanan Persik U-21.

Tapi hingga babak kedua usai, skor tetap imbang 0-0.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.