Timnas Indonesia U-22 Tak Sampai Setengah Jam Main Bagus

Padahal, Luis Milla berharap para pemain mampu mempertahankan permainan terbaik selama 70 menit.

Tim nasional Indonesia U-22 kembali berlatih setelah menelan kekalahan dari Myanmar dengan skor 3-1. 27 pemain kembali mengikuti sesi latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Kamis (23/3) pagi.

Evaluasi diberikan tim pelatih dari hasil laga kontra Myanmar. Hasilnya memang tidak terlalu memuaskan dan banyak yang harus dibenahi, terutama bagaimana pemain bisa mempertahankan performa terbaik saat pertandingan.

"Ya ada beberapa video latihan yang terbaik dari pertandingan kemarin, (hanya) sekitar 12 menit dalam pertandingan yang mereka lakukan dan sesuai dengan harapan dari Luis Milla," beber Bima Sakti usai sesi latihan.

"Yang kami harapkan itu bukan hanya 12 menit (main bagus), tapi bisa menjadi 70 menit dan 20 menitnya itu kesalahan-kesalahan individu," sambung asisten dari Luis Milla tersebut.

Pada laga melawan Myanmar kemarin, memang tak begitu terlihat permainan yang diharapkan Milla dari anak-anak Garuda Muda. Myanmar mampu membuat Hanif Sjahbandi cs tak bisa bermain operan pendek dan cepat sesuai keinginan Milla.

Dalam sesi latihan pagi ini pun, pemain terus diasah bagaimana bermain operan pendek dan cepat mencari ruang. Karena pada saat menghadapi Myanmar, pemain Indonesia tak bisa leluasa mencari ruang dan begitu mudah operan mereka dipotong.