Timnas Indonesia U-23 Telah Punya Cara Redam Kekuatan Korea Selatan

Para pemain timnas U-23 diminta secepatnya kembali ke posisinya saat kehilangan bola.

Bek Timnas Indonesia U-23 Ricky Fajrin, mengatakan timnya telah memiliki cara meredam agresivitas pemain Korea Selatan U-23. Kedua tim bakal bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6).

Menurut Ricky, pelatih Luis Milla meminta penggawa timnas Indonesia U-23 untuk fokus selama pertandingan digelar. Selain itu, mereka juga dituntut cepat membentuk zona marking ketika kehilangan bola.

Adanya kondisi tersebut lantaran Korea Selatan, memiliki pemain-pemain yang cepat. Bukan itu saja, pasukan arahan Kim Hak Bum ini juga pandai dalam membangun serangan balik yang mematikan. 

"Ya mungkin seperti tadi latihan pelatih [Milla] katakan secepatnya untuk merapat jika ada serangan dari mereka [Korea Selatan]," ucap Ricky selepas latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (22/6).

Skuat timnas Indonesia U-23 terlihat berlatih keras untuk melawan Korea Selatan. Bahkan Milla sampai mengajarkan satu per satu anak asuhannya untuk memainkan zona marking.

Situasi ini berbeda sekali dibanding saat timnas Indonesia U-23 bakal melakoni laga uji coba kontra Thailand beberapa waktu lalu. Menurut Ricky, langkah tersebut diambil karena Korea Selatan lebih kuat. 

"Mungkin dari Korea Selatan, sendiri tingkatannya lebih di atas Thailand. Mungkin antisipasi pelatih lebih dari Thailand kemarin," ujar pilar Bali United ini.

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Usai Lawan APOEL, Egy Akan Gabung Ke Timnas U-19 
2. Korea Selatan U-23 Tundukkan Persija
3. Maurizio Sarri Mau Tiga Eks Anak Buahnya Di Chelsea
4. Parma Terancam Gagal Promosi Ke Serie A Italia
5. 11 Rekor Yang Masih Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo
Topics