Toby Alderweireld Sesali Kesalahannya Saat Jumpa Stoke City

Alderweireld mengaku salah karena melanggar pemain Stoke di kotak terlarang hingga membuat keunggulan dua bola yang sudah digenggam terbang melayang.

Toby Alderweireld tak dapat menutupi rasa kecewanya setelah Tottenham Hotspur dipaksa bermain imbang 2-2 saat menjamu Stoke City dalam lanjutan Liga Primer Inggris matchday kedua di White Hart Lane, Sabtu (15/8) kemarin.

Di pertandingan itu, Eric Dier dan Nacer Chadli membuat Spurs memimpin dua bola terlebih dahulu di babak pertama, namun Stoke mulai bangkit setelah Alderweireld membuat kesalahan dengan melanggar Joselu di kotak terlarang yang memudahkan Marco Arnautovic mencetak gol lewat penalti. Dan beberapa menit jelang bubaran, sundulan Mame Biram Diouf memastikan The Potters pulang dengan satu angka.

Adapun sewaktu di Southampton, pemain Belgia itu mendapat perlindungan penuh dari para gelandang bertahan, tapi dia tahu bahwa ia tidak boleh membuat kesalahan sendiri.

“Di Southampton, Victor Wanyama dan Morgan Schneiderlin memberikan tekanan pada lawan sehingga mereka tidak punya waktu untuk menempatkan bola di kotak penalti,” ujarnya.

“Anda harus bermain lebih baik karena jika Anda tidak bermain dengan baik, mereka bisa semakin menekan Anda, membiarkan rekan-rekannya merangsek ke kotak penalti, dan itu sangat sulit.

“Musim lalu saya tidak membuat satu kesalahan. Saya ingin membuktikan diri saya di sini dan saya merasa buruk karena melakukan kesalahan di laga kandang perdana saya.

“Saya hanya ingin mengambil bola dan jika saya menghalangi dia [Joselu], dia tidak bisa melakukan apapun. Itu merupakan kesalahan bodoh dari saya. Mungkin jika saya tidak memberi tim lawan penalti, ceritanya akan berbeda.”