Tony Sucipto Minta Bobotoh Berlaku Seperti 19 Tahun Lalu

Persib pernah puasa gelar selama 19 tahun, tapi tidak ada Bobotoh yang melakukan aksi anarkis.

Aksi tidak terpuji diperlihatkan suporter Persib Bandung, Bobotoh, ketika menyaksikan laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (4/6). Mereka melemparkan botol air minum, flare, bahkan menerobos ke dalam lapangan.

Tindakan tersebut terjadi pada menit 82, setelah Bhayangkara FC mencetak gol kedua lewat Ilham Udin Armaiyn. Akibatnya, pertandingan sempat dihentikan sekitar sepuluh menit untuk membuat suasana lebih kondusif.

Ketika laga dilanjutkan, Persib masih tidak bisa memperkecil keadaan, dan skor 2-0 buat kemenangan Bhayangkara FC tetap bertahan. Sehabis pertandingan, Tony Sucipto menyampaikan rasa kecewa yang amat mendalam karena ulah Bobotoh tersebut.  

Menurutnya, sebagai suporter seharusnya mereka tidak melakukan aksi negatif tersebut. Sebab, itu sangat memalukan dan bisa membuat Persib dikenanakan sanksi oleh komisi disiplin (Komdis) PSSI. 

"Saya cuma menyayangkan ada oknum Bobotoh dan ini akan merugikan Persib serta nama baik Bobotoh tercemar. Kita butuh dukungan untuk tim ini seperti 19 tahun yang lalu, di mana kita pernah puasa gelar," kata Tony.

"Banyak oknum yang mengatasnamakan Bobotoh jadinya tadi sedikit rusuh dan saya berharap kita saling mendukung untuk Persib yang lebih baik," tambahnya.

Skuat racikan Djadjang Nurdjaman tersebut memang sempat puasa gelar selama 19 tahun. Namun, tidak pernah ada Bobotoh yang melakukan aksi tidak terpuji seperti itu.

"Kita terima makian dan kita juga membutuhkan moril jangan sampai anarkis seperti ini," ujarnya.

Topics