Tony Sucipto Minta Bobotoh Tak Bebani Mario Gomez

Tony Sucipto meminta Bobotoh untuk tidak langsung membebani Gomez dengan ekspektasi tinggi.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Bek senior Persib Bandung, Tony Sucipto, berharap Bobotoh (sebutan suporter Persib) tak langsung memasang ekspektasi tinggi kepada pelatih baru Maung Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez.

Arsitek berpaspor Argentina itu diikat dengan durasi kontrak dua musim ke depan. Dengan pengalaman pernah mempersembahkan gelar dobel kepada Johor Darul Takzim pada musim 2015.

Kala itu, Gomez membawa JDT menjuarai Liga Super Malaysia dan Piala AFC. Pencapaian tersebut menjadi sejarah tersendiri, karena JDT jadi tim Asia Tenggara pertama yang juara Piala AFC.

"Selamat datang untuk pelatih baru. Semoga bisa membawa Persib menjadi yang lebih baik lagi. Selamat bergabung," ucap Tony dikutip laman resmi Persib, Senin (11/12).

"Melihat catatan rekor Mario Gomez pastinya sangat luar biasa. Apalagi bisa membawa tim Asia Tenggara pertama menjuarai Piala AFC. Semoga bisa menular ke Persib di musim depan."

"Tapi, yang pasti jangan memasang ekspektasi terlalu tinggi dulu untuk saat ini. Biarkan pelatih baru bekerja dan membangun tim," pungkas bek kiri yang membela Persib sejak 2011 itu.

Pesan Tony memang dapat dimaklumi. Karena, pada beberapa tahun terakhir pelatih yang menukangi Persib selalu mudah lengser karena tekanan dari suporter yang selalu langsung memasang ekspektasi tinggi.

Terakhir, ada Djadjang Nurdjaman yang mengalami hal tersebut. Padahal, Djadjang notabene pernah membawa Persib juara kompetisi 2014. Lebih jauh, ada Dejan Antonic yang tak sampai separuh musim dipecat pada 2015.