TRIVIA DUEL PIALA DUNIA 2014: Belanda Vs. Argentina

Belanda meraih dua kemenangan dari empat pertemuan dengan Argentina di Piala Dunia.

OLEH HAPPY SUSANTO Ikuti di twitter

Belanda dan Argentina akan bertemu di babak semi-final Piala Dunia yang akan berlangsung di Sao Paulo, Kamis (10/7) dinihari WIB.

Belanda melenggang ke babak empat besar usai menang adu penalti atas Kosta Rika, sementara Argentina berhasil menyudahi perlawanan Belgia di babak perempat-final.

Buat tim Tango, capaian semi-final merupakan sesuatu yang spesial. Sudah 24 tahun lamanya mereka tidak merasakan kembali beraksi di babak empat besar. Terakhir kali mereka merasakan itu ketika kalah di final 1990 di tangan Jerman. Sementara itu, Belanda berstatus finalis turnamen 2010, meski harus kalah di tangan Spanyol melalui perpanjangan waktu.

Pertandingan ini diyakini akan berlangsung menarik mengingat sejarah pertemuan keduanya yang diwarnai sejumlah momen cukup mengesankan.

Untuk mengiringi pertandingan ini, Goal Indonesia menyajikan rangkuman data dan fakta kedua tim.

Argentina meraih tiket semi-final untuk pertama kalinya sejak 1990, ketika mereka hanya menjadi runner-up setelah kalah dari Jerman Barat di partai final.

La Albiceleste selalu lolos dari semua tiga penampilan mereka di semi-final Piala Dunia.

Kedua tim ini sudah empat kali bertemu di Piala Dunia, dengan catatan Belanda menang dua kali dan Argentina sekali, satu pertandingan lagi berakhir imbang.

Kemenangan Argentina di final 1978 merupakan satu-satunya kemenangan atas Belanda dari delapan pertemuan secara keseluruhan (L4 D3).

Argentina hanya kalah satu kali dari 16 pertandingan terakhir di Piala Dunia (W12 D3, tidak termasuk adu penalti).

Belanda kalah dua kali dari 12 pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia lawan tim-tim Amerika Latin, tidak termasuk adu penalti (final 1978 kontra Argentina dan perempat-final 1994 kontra Brasil).

Empat gol terakhir Belanda di turnamen ini tercipta setelah menit ke-75.

Belanda melakukan 692 passing lawan Kosta Rika, sebagai catatan terbesar yang mereka lakukan dalam satu pertandingan Piala Dunia (1966-2014).

Lionel Messi (29), Arjen Robben dan Angel Di Maria (keduanya 25) adalah pemain-pemain yang melakukan dribble paling komplet di turnamen ini.

Messi juga menciptakan peluang gol paling banyak di Piala Dunia ini: 19.

Lawan Kosta Rika, Wesley Sneijder mencatatkan namanya ke dalam sepuluh pemain yang dua kali peluang menerpa mistar gawang di pertandingan Piala Dunia (1966-2014). Ia merupakan pemain Belanda pertama yang bisa melakukannya.

Lawan Kosta Rika, Belanda mencatatkan nama ke dalam 11 tim yang punya peluang tiga kali menerpa mistar gawang di pertandingan Piala Dunia (1966-2014).

Argentina memenangi laga-laga fase knock-out di turnamen ini dengan skor 1-0; mereka sebelumnya pernah dua kali menang dengan skor ini di fase knock-out Piala Dunia (1986 dan 1990).

Hasil imbang 0-0 yang diraih Belanda lawan Kosta Rika adalah hasil imbang tanpa gol pertama mereka di knock-out Piala Dunia. Ini mengakhiri perjalanan 11 pertandingan knock-out Piala Dunia untuk Belanda tanpa clean sheet.

Untuk pertama kalinya Argentina lolos ke semi-final Piala Dunia di turnamen ketika rival-rival besar di Brasil juga melakukan yang sama.

Argentina belum pernah tertinggal lebih dulu dari lawan di Piala Dunia 2014.

Argentina mencetak gol dengan 11 persen dari tembakan dari luar kotak penalti, sebagai catatan terbaik di Piala Dunia 2014.

Argentina melakukan 86 crossing yang tidak sukses, lebih banyak dari tim-tim lain.

Belanda merupakan satu-satunya tim yang kebobolan lebih dari satu penalti di Piala Dunia 2014.

Klik di sini untuk preview pertandingan Belanda vs. Argentina

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics