TRIVIA DUEL PIALA DUNIA 2014: Belgia Vs. Amerika Serikat

Goal Indonesia, bersama dengan Opta, akan menyajikan sejumlah data dan fakta menarik mengenai laga Belgia kontra Amerika Serikat.

Belgia dan Amerika Serikat akan melakoni laga terakhir babak 16 besar Piala Dunia 2014 untuk memerebutkan satu tiket tersisa ke perempat-final.
Duel ini diprediksi akan berjalan seru dan sengit karena komitmen kedua tim untuk memberikan permainan terbaik mereka di fase gugur.
Belgia secara head-to-head memimpin atas Amerika Serikat, namun dipastikan skuat asuhan Jurgen Klinsmann tak akan main-main menghadapi laga ini.
Akan tetapi, tak hanya laga itu saja yang diprediksi akan menarik perhatian, tapi juga data dan fakta yang mengiringi kedua tim. Goal Indonesia, bersama Opta, menyajikan sejumlah fakta dan statistik menarik untuk laga ini.

Belgia berhasil melangkah dari fase grup di enam dari tujuh penampilan terakhir mereka di Piala Dunia.

Amerika Serikat lolos dari fase grup di tiga dari empat Piala Dunia dan berharap bisa mencapai perempat-final untuk kali pertama sejak 2002.

Pertemuan terakhir mereka terjadi pada Mei 2013 dengan Belgia menang 4-2. Kevin Mirallas dan Marouane Fellaini mencetak satu gol buat Belgia dan Clint Dempsey dan Geoff Cameron pun demikian buat AS.

Belgia memenangi tiga laga fase grup di Piala Dunia untuk kali pertama. Kemenangan itu juga menjadi tiga kemenangan beruntun pertama di kompetisi.

Hanya Iran (30%) yang memiliki rata-rata penguasaan bola terendah di fase grup setelah skuat AS (39%).

Amerika hanya membuat sembilan tendangan ke gawang di tiga laga fase grup.

AS juga menjadi satu-satunya tim yang berhasil lolos dalam hal jumlah tendangan ke gawang lebih dari dua digit angka.

Enam gol terakhir Belgia di Piala Dunia tercipta di 20 menit terakhir laga.

Amerika selalu kemasukan di setiap laga 16 besar mereka di Piala Dunia melawan tim asal Eropa.

Hanya tiga pemain (Lionel Messi, Alexis Sanchez dan Angel Di Maria) yang menuntaskan dribel mereka lebih banyak dibanding Eden Hazard (13) di fase grup.

Tak ada pemain yang melakukan blok sebanyak Daniel Van Buyten di fase grup (5).

Belgia menjadi satu-satunya tim yang belum pernah kemasukan satu gol pun lewat permainan terbuka.

Jan Vertonghen mejadi kapten pertama untuk Belgia yang bisa mencetak gol di Piala Dunia sejak Marc Wilmots di tahun 2002 kala melawan Rusia.

Belgia dan Amerika hanya sekali bertemu di Piala Dunia, yaitu di edisi pertama 1930, di mana AS menang 3-0 di Montevideo.

Sejak kekalahan itu, Belgia kemudian mencatat empat kemenangan atas AS dengan menorehkan tiga clean sheets di tiga laga di antaranya.

Klik di sini untuk preview pertandingan Belgia vs. Amerika Serikat

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics