TRIVIA DUEL PIALA DUNIA 2014: Kolombia vs. Uruguay

Laga di Maracana menjadi pertemuan kedua Los Cafeteros dan Los Charruas di ajang Piala Dunia.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter

Sepasang negara Amerika Selatan akan bentrok di Maracana pada Sabtu (28/6) petang untuk berebut satu tiket ke perempat-final Piala Dunia 2014 dan mereka juga sama-sama minus striker andalan.

Hanya, sementara Kolombia sudah sedari awal tanpa Radamel Falcao yang terbebat cedera anterior cruciate ligament, Uruguay harus kehilangan Luis Suarez justru karena kebodohan si pemain sendiri.

Ketiadaan El Tigre telah terbukti tidak mengganggu Cafeteros, sedangkan absensi El Pistolero dalam dua laga Piala Dunia sejak 2010 selalu berbuah kekalahan bagi Charruas. Meski begitu, Uruguay tetap memegang superioritas dalam rekor pertemuan.

Siapa unggul kali ini? Buat mengiringi duel menarik ini, Goal Indonesia memberikan rangkuman data dan fakta kedua tim.

Kolombia dan Uruguay sebelumnya baru sekali berjumpa di ajang Piala Dunia, yaitu di babak grup edisi 1962, dengan La Celeste keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Bagi Kolombia, itu menjadi satu-satunya pertemuan kontra sesama wakil Amerika Selatan di Piala Dunia sebelum laga ini.

Uruguay memetik enam kemenangan dari delapan partai terakhir melawan Kolombia, dengan sisanya masing-masing sekali imbang dan kalah.

Uruguay selalu menang dalam lima laga pertama versus tim Amerika Selatan di Piala Dunia, namun kalah dalam dua pertemuan terakhir (kontra Brasil pada 1970 dan Argentina pada 1986).

Ini menjadi partisipasi kedua Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia. Yang pertama adalah di Italia 1990, saat mereka ditundukkan Kamerun 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Ini adalah pertama kalinya Kolombia menjadi juara grup di Piala Dunia.

Dengan memenangi semua partai fase grup di Brasil (3), berarti Kolombia telah menyamai rekor jumlah kemenangan mereka dalam 13 laga sebelumnya di turnamen Piala Dunia.

Dengan total sembilan gol dalam tiga partai sejauh ini, Brasil 2014 telah menjadi kampanye terproduktif Kolombia di ajang Piala Dunia.

Sembilan dari 11 gol terakhir Kolombbia di Piala Dunia dicetak di babak kedua.

Ini adalah kali kedua berurutan Uruguay mencapai babak 16 besar Piala Dunia (2010, 2014), dan kali pertama mereka mencapainya dalam dua turnamen konsekutif sejak 1986-1990.

Uruguay telah menjuarai dua dari tiga Piala Dunia yang mereka ikuti di kawasan Amerika Selatan (1930, 1950).

Uruguay selalu mencetak gol dalam sembilan laga terakhir mereka di Piala Dunia. Terakhir kali mereka gagal menjebol gawang lawan adalah saat berhadapan dengan Prancis pada 11 Juni 2010.

James Rodriguez telah membukukan tiga gol dan dua assist dalam 225 menit aksinya di Piala Dunia ini, dengan rataan satu assist/gol per 45 menit. Berandil dalam proses lima gol, berarti ia telah menjadi pemain Kolombia yang paling banyak terlibat dalam penciptaan gol tim sepanjang sejarah Piala Dunia.

Rodriguez juga selalu masuk papan skor dalam lima penampilan terakhirnya untuk Kolombia.

Tiga gol terakhir Diego Godin dilesakkan dalam laga penentuan juara La Liga Spanyol kontra Barcelona, final Liga Champions menghadapi Real Madrid, dan partai versus Italia yang memastikan kelolosan Uruguay ke babak 16 besar.

Luis Suarez telah melewatkan dua partai Piala Dunia sejak 2010. Keduanya berakhir dengan kekalahan untuk Uruguay (kontra Belanda di semi-final 2010 dan kontra Kosta Rika di babak grup 2014).

Klik di sini untuk preview pertandingan Kolombia vs. Uruguay

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics