Trofi Liga Primer Inggris Sangat Berarti Buat Pep Guardiola

Guardiola sendiri semakin dekat untuk mengamankan trofi Liga Primer setelah Manchester City arahannya mengalahkan Tottenham Hotspur.

Manchester City bisa menyegel gelar Liga Primer Inggris musim 2017/18 seandainya rival sekotanya Manchester United gagal mengamankan kemenangan atas West Bromwich Albion, Minggu (15/4) malam WIB ini.

City arahan Pep Guardiola kian dekat mewujudkan gelar tersebut menyusul kemenangan 3-1 yang mereka raih saat melawan Tottenham Hotspur di Wembley pada dini hari WIB tadi.

Di pertandingan semalam, City langsung unggul dua bola di 25 menit pertama lewat sontekan Gabriel Jesus dan eksekusi penalti Ilkay Gundogan, selagi Christian Eriksen sempat memperkecil skor sebelum turun minum.

Meski memberi perlawanan, Spurs tak kuasa menghadang laju City yang mengamankan kemenangannya lewat gol Raheem Sterling, dan The Citizens menjadi tim pertama setelah Coventry City (1993/93), Charlton Athletic (2001/02) dan Blackburn Rovers (2002/03) yang sukses menang di laga tandang atas Arsenal, Chelsea dan Spurs di satu musim Liga Primer.

Guardiola sendiri merasa bahwa trofi Liga Primer memiliki arti yang sangat penting, meski ia pernah merasakan gelar lain bersama klub-klub yang ia tangani sebelumnya.

“Liga ini terasa lebih sulit, baik itu secara fisik, kondisi cuaca, jumlah pertandingan – ini sulit, Liga Primer sangatlah sulit,” kata Guardiola. “Itulah mengapa memenangkan liga akan membekas dalam hati kami di sisa hidup kami."

“Ini adalah salah satu pencapaian terbaik, namun saya takkan bilang [yang mana yang lebih baik] karena untuk menjuarai gelar di setiap liga itu penting."

“Trofi liga pertama di klub saya, Barcelona, adalah mimpi yang jadi kenyataan dan kami tentu saja datang ke Wembley dan memenangkan Liga Champions melawan Manchester United. Itu sangat berkesan, terlebih dengan gaya kami bermain di hari tersebut."

“Namun Liga Primer akan menjadi salah satu yang terbaik dan paling mengesankan, tentu saja.”