Turki Batal Jadi Kandidat Tuan Rumah Euro 2020

Munich dan London berpeluang besar menjadi tuan rumah kompetisi antarnegara Eropa ini pascapengunduran diri Turki.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Federasi Sepakbola Turki (TFF) telah menarik diri dari pencalonan kandidat tuan rumah untuk Euro 2020 pada Jumat (25/4) lalu. Alasannya, Turki lebih menghendaki keseluruhan penyelenggaraan turnamen ketimbang harus berbagi dengan kota-kota lainnya.

Seperti diketahui, UEFA sebelumnya telah memutuskan bahwa Piala Eropa ke-16 ini akan berbeda format yakni diselenggarakan di berbagai penjuru kota Eropa yang sekaligus akan menjadi peringatan 60 tahun turnamen tersebut.

Sebanyak 30 federasi sepakbola di Benua Biru lalu menyatakan minatnya untuk menjadi salah satu dari 13 kota tuan rumah yang akan dipilih. Pembagian tuan rumah ini dibagi menjadi dua paket, yakni standar dan final. Pemenang tuan rumah ‘paket final’ tersebut akan berhak menyelenggarakan dua partai semi-final dan final.

Istanbul, ibu kota Turki, merupakan favorit kuat untuk menjadi pemenang ‘paket final’ itu. Akan tetapi, TFF secara resmi membatalkan keikutsertaan mereka dalam pencalonan tuan rumah Euro 2020 karena bersikeras dengan penyelenggaraan kompetisi di satu negara.

"Kami segera memiliki 13 stadion yang memenuhi kriteria penyelenggaraan kejuaraan sepakbola Eropa. Dalam hal ini, Turki menginginkan keseluruhan penyelenggaraan, termasuk mewadahi infrastruktur komunikasi, perjalanan serta akomodasi dan lain sebagainya," demikian pernyataan TFF di laman resminya.

"Atas alasan ini, kami telah memutuskan pada hari ini untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai tuan rumah semi-final dan final Euro 2020," tambahnya. Selain itu TFF juga telah mengonfirmasi bahwa pihaknya akan fokus pada pencalonan tuan rumah Euro 2024.

Pengunduran Turki ini membuat beberapa kota seperti London (Inggris) dan Munich (Jerman) berpeluang besar untuk menjadi tuan rumah untuk paket final. Spanyol dan Ukraina juga diprediksi menjadi pesaing kedua negara itu. Adapun Italia, Belgia, Wales, Azerbaijan, Belarus, hingga Makedonia memilih paket standar yang akan menyelenggarakan fase grup, 16 besar, dan perempat-final.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics