Udinese Menang, Andrea Stramaccioni Girang

Mantan arsitek Inter mengeluhkan kepemimpinan wasit yang membuat timnya main dengan sepuluh orang di babak kedua.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter
Kemenangan tandang 2-1 atas Empoli diyakini Andrea Stramaccioni sebagai sebuah pencapaian besar bagi timnya.

Silvan Widmer menjadi penentu kemenangan Udinese setelah penalti Riccardo Saponara sempat menggagalkan keunggulan Antonio Di Natale di menit ke-19. Dengan tambahan tiga angka, Friulani kini berada di atas duo Milan, FC Internazionale dan AC Milan di tabel klasemen.

“Ini pertandingan yang sangat penting, seperti yang kita tahu Empoli ditakuti di laga kandang,” tutur Stramaccioni kepada Sky Sport Italia.

“Kemenangan ini adalah pencapaian besar, terutama karena kami tampil dengan sepuluh pemain sejak pertengahan babak kedua. Kami tidak beruntung dengan wasit, karena Danilo mendapat bola dengan bahunya, dan kartu merah bisa diperdebatkan dan penalti kami diabaikan. Kami satu-satunya tim yang belum menerima penalti musim ini.

“Gol Widmer? Benar, dia mengaku tidak berusaha mengejar gol! Dengan segala hormat kepadanya, tidak ada yang percaya jika dia mengatakan sebaliknya.”

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics