UEFA Skorsing Presiden AS Roma Selama Tiga Bulan

Presiden AS Roma menerima hukuman terberat atas kerusuhan yang terjadi dala bentrok kontra Liverpool di Kota Abadi musim lalu.

Melalui laman resminya, UEFA lewat komisi disiplinnya resmi menjatuhkan sanksi skorsing selama tiga bulan pada presiden AS Roma, James Pallotta.

Sanksi itu diberikan atas pernyataan kontroversial Pallotta terhadap wasit beserta ofisialnya, pada leg kedua babak semi-final Liga Champions musim lalu di mana Roma kalah agregat 7-6 dari Liverpool.

Sempat dibantai 5-2 pada leg pertama di Anfield, Roma melawan balik dengan menang 4-2 pada leg kedua di Olimpico. Sayangnya hasil itu belum cukup, dengan diwarnai keputusan kontroversial soal offside untuk Edin Dzeko dan Patrick Schick serta handball Trent Alexander-Arnold.

roma pallotta

Kepada jurnalis, Pallotta kemudian menyebut wasit dan ofisial di laga tersebut sebagai lelucon dan dugaannya terhadap final Liga Champions yang sudah ditentukan agar lebih menjual.

UEFA pun tegas menjatuhkan skorsing untuk Pallotta dengan selama tiga bulan tidak boleh hadir di stadion, baik tribun, lorong, sampai ruang ganti, serta berkomunikasi dengan tim baik secara langsung maupun tidak langsung di kompetisi Eropa yang diikuti Il Giallorossi.

Selain itu UEFA juga memberi sanksi denda pada Roma sebesar €19,000 atas blokade tangga stadion, organisasi pertandingan yang buruk, serta tifosi yang menyalakan kembang api di dalam stadion.

 

 

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) onJul 20, 2018 at 3:23am PDT

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Paul Pogba Ingin Pulang Ke Juventus
2. Frank Lampard Pinjam Gelandang Chelsea & Liverpool
3. Calon Pesaing Indonesia U-23 Repotkan Thailand
4. Real Madrid Sepakati Transfer Thibaut Courtois
5. Deretan Momen Lucu, Unik & Konyol Di Piala Dunia 2018

 

 

. . .

Topics